Beginilah Tips Istri Walikota Balikpapan Rizal Effendi Atasi Inflasi Tinggi dari Kelurahan Sampai RT

Dengan program ini diharapkan sukses, sehingga itomatis akan memberikan tekanan kepada inflasi. Ada 200 orang anggota PKK dan kader PKK Balikpapan.

Beginilah Tips Istri Walikota Balikpapan Rizal Effendi Atasi Inflasi Tinggi dari Kelurahan Sampai RT
TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah
Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Balikpapan, dan para kader PKK Balikpapan membentuk program Gerakan Wanita Matildha yang baru saja dilaunching, Selasa (30/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Demi menurunkan angka inflasi Kota Balikpapan yang sudah diatas rata-rata Nasional dan Provinsi, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dan para kader PKK Balikpapan membentuk program Gerakan Wanita Matildha yang baru saja dilaunching, Selasa (30/7/2019).

Arita Rizal Effendi istri Walikota Balikpapan Rizal Effendi, mengatakan, untuk menurunkan inflasi akan teruskan sampai ke tingkat kelurahan, hingga tingkat RT.

Sebab sejalan saja dengan gerakan PKK dan gerakan Wanita Matildha.

Salah satu indikator 10 programnya PKK ada dalam program lain dari Matildha.

"Yakni kesejahteraan masyarakat," kata Arita Rizal Effendi.

Menurutnya, kegiatan ini disamping untuk menekan angka inflasi, para kader PKK membentuk tim setiap kelurahan ada satu tim yang tediri dari 10 orang anggota PKK.

Cabai hijau yang dijual pedagang Pasar Klandasan Balikpapan, kini harga cabai hijau tembus Rp 70.000/Kilogram
Cabai hijau yang dijual pedagang Pasar Klandasan Balikpapan, kini harga cabai hijau tembus Rp 70.000/Kilogram (Tribunkaltim.co, Zainul)

"Nanti tim ini yang akan mengsosialisasikan kepada warga, yang diawasi oleh pembimbing, baik dari Bank Indonesia maupun dari Dinas Pangan, Perikanan dan Pertanian," ujar Arita, istri Walikota Balikpapan Rizal Effendi.

Dengan program ini diharapkan sukses, sehingga itomatis akan memberikan tekanan kepada inflasi.

Ada 200 orang anggota PKK dan kader PKK.

Nanti ada program tahap kedua sisa 14 kelurahan yang belum.

"Di PKK itu dikelompok kerja atau Pokja III membawahi sandang, pangan dan papan," ungkapnya

Ilustrasi - Truk Cabai berhenti mendadak.
Ilustrasi - Harga komditi Cabai semakin tinggi kagetkan banyak pihak. (Tribunkaltim.co/ilo)

Sandang sendiri, lanjut Arita, memanfaatkan pekarangan rumah tangga atau kader-kader untuk bercocok tanam, yang masuk dalam program itu.

Sehingga bisa menjadi prilaku dimasyarakat.

"Untuk pengendalian TPID dari Bank Indonesia ini sangat membantu program PKK yang sudah tersusun rapi," ungkapnya. ( )

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved