Breaking News:

Pilkada 2020

Jelang Pilkada 2020, PKB Balikpapan Digantung Golkar, tak Dibalas Pihaknya Cari Fraksi Lain

Taufiq malah mengaku sudah berdiskusi langsung dengan Ketua DPD PDIP Kaltim, Irjen Pol (purn) Safaruddin, soal kemungkinan partainya merapat ke PDIP.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Budi Susilo
Dok Tribunkaltim.co
ILUSTRASI - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI, Hanif Dhakiri menyambangi Kantor DPC PKB Kota Balikpapan dan bertemu dengan pengurus DPW PKB Kaltim dan PKB Balikpapan, Kamis (11/2/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB menempatkan seorang calon legislatifnya di kantor DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur.

Usai ditetapkan sebagai caleg terpilih pada Pileg 2019, partai politik berburu koalisi untuk berhimpun dalam fraksi di parlemen, terutama partai dengan perolehan kursi minim.

Caleg PKB yang terpilih, Taufik Qul Rahman yang digadang bakal menjadi ketua DPD Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Balikpapan ini jauh-jauh hari sudah menentukan langkah koalisinya.

Sadar hanya memeroleh 1 kursi di parlemen, pihaknya berencana gabung dengan fraksi Golkar.

Taufik mengaku partainya sudah bersurat secara resmi ke Partai Golkar.

Namun hingga kini, belum ada tanggapan dari Partai Golkar yang keluar sebagai pemenang di Balikpapan dalam Pileg 2019.

Wajar PKB merasa digantung, lantaran kepastian gabung koalisi belum menemui titik terang.

Alih-aih sepakat, surat mereka saja tak berbalas.

Padahal ia memastikan surat tersebut sudah diterima Sekjen Golkar, Abdulloh, yang kemudian sudah diteruskan ke ketua DPD Golkar Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

"Sampai saat ini golkar yang kami surati belum ada balasan surat. Apakah kami diterima di fraksi golkar apa tidak, kami belum tahu," tuturnya yang saat dikonfirmasi berada di luar kota Balikpapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved