Liga Indonesia

Pemain Persiba Balikpapan dan Timnas U-23 Ini Selalu Ingat Pesan Pelatih Fakhri Husaini

Beni Oktovianto mampu menunjukkan kemampuannya sebagai pesepakbola. Sang pelatih membukakan jalan untuk Beni Oktovianto berkarir.

Pemain Persiba Balikpapan dan Timnas U-23 Ini Selalu Ingat Pesan Pelatih Fakhri Husaini
Tribun Kaltim/ Arif Fadillah
Beni Oktovianto saat menjalani latihan fisik di lapangan Sudirman Balikpapan, Jumat (14/6/2019) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kehadiran Beni Oktovianto di lini depan Persiba Balikpapan tentu menjadi salah satu kekuatan tim berjuluk Beruang Madu di Liga 2 2019. Agar bisa sukses membela tim profesional Liga Indonesia, Beni Oktovianto mempunyai perjalanan yang cukup panjang.

Berawal dari tahun 2013, pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat itu mencoba mewujudkan mimpinya menjadi pesepakbola dengan masuk Sekolah Sepak Bola di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Saat itu SSB tersebut dipimpin langsung oleh mantan bintang PKT Bontang dan Timnas Indonesia, Fachri Husaini. Segudang pengalaman yang dimiliki Fachri Husaini menjadi alasan Beni Oktovianto bergabung di SSB tersebut.

"Alhamdulillah saat itu saya tanpa pikir panjang masuk di SSB itu dengan seleksi. Saya tertarik dengan coach Fachri Husaini," katanya kepada Tribunkaltim.co.

Selama dibesut oleh Fachri, Beni Oktovianto mampu menunjukkan kemampuannya sebagai pesepakbola. Sang pelatih membukakan jalan untuk Beni Oktovianto berkarir di beberapa klub liga Indonesia.

Mulai dari Persik Kediri, Bontang FC, Kalteng Putra hingga kini sudah dua musim berseragam Persiba Balikpapan. Beni Oktovianto tak pernah melupakan pesan dari Fachri Husaini.

"Beliau berpesan agar selalu bekerja keras, karena itu tidak menghianati hasil. Pesan itu selalu saya ingat, makanya sekarang harus terus bekerja keras untuk mewujudkan," kata pemain kelahiran 23 Oktober 1998 itu.

Karir awal Beni Oktovianto dimulai saya memperkuat Bontang FC tahun 2015. Hanya saja PSSI saat itu membekukan kompetisi sehingga dia ikut vakum bermain. Akan tetapi Beni mencoba peruntungan dengan seleksi tim sepak bola Kaltim untuk berlaga di PON Jabar 2016.

Tapi sayang, Beni gagal mempertahankan gelar juara untuk Kaltim, dan hanya berhasil finish di babak 16 besar. Memasuki tahun 2017 Beni melanjutkan karirnya dengan memperkuat Persik Kediri di Liga 2. Tapi lagi-lagi dia gagal memberikan prestasi untuk Persik Kediri, tim Laskar Macan Putih pun terdegradasi ke Liga 3.

"Sudah pasti sedih saat itu karena belum bisa berkontribusi banyak untuk tim," ujarnya.

Rupanya Beni lebih berjodoh dengan Persiba Balikpapan yang bermain di Liga 2 sejak tahun lalu. Bersama Persiba Balikpapan dia mendapat jam terbang main yang cukup banyak.

Hingga di musim keduanya berseragam biru-biru, keberuntungan menghampirinya. Beni Oktovianto memenuhi panggilan pelatih timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri. Beni akan memperkuat timnas untuk berlaga di SEA Games 2019, Filipina.

Mimpinya pun kini terwujud, Beni tentu merasa senang setelah berhasil memperkuat timnas U-23 Indonesia. Beni tentu sangat berharap bisa menjadi pilihan utama pelatih Indra Sjafri. Dia ingin mengikuti jejak Fachri Husaini yang sukses sebagai pemain.

"Kalau persaingan sih pasti ada. Insha Allah saya optimis," katanya.

(Tribunkaltim.co/ Arif Fadillah)

Penulis: Arif Fadilah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved