Pilkada Balikpapan

PKB Masih 'Malu-Malu' Akui Merapat ke PDIP Songsong Pilkada Balikpapan 2020

Kalau berbicara bakal merapat kita kan masih ada pimpinan tertinggi ada pimpinan wilayah dan pusat. Kalau keinginan sendiri, kalau dibutuh kita merapa

PKB Masih 'Malu-Malu' Akui Merapat ke PDIP Songsong Pilkada Balikpapan 2020
tribunkaltim.co/siti zubaidah
Irjen Pol Syafaruddin meninjau lokasi benda diduga bom, saat masih menjabat Kapolda Kaltim (28/12/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tampaknya masih 'malu-malu' mengakui kabar merapatnya mereka ke PDIP soal Pilwali Balikpapan 2020.

"Kalau berbicara bakal merapat kita kan masih ada pimpinan tertinggi, ada pimpinan wilayah dan pusat. Kalau keinginan sendiri, ya, kalau sangat dibutuhkan kita merapat," kata Caleg PKB Terpilih Pileg 2019, Taufik Qul Rahman, Rabu (31/7/2019).

Saat ini pihaknya mengaku masih fokus berjuang masuk dalam gerbong fraksi di parlemen.

"Saat ini kami masih dalam tahap bergabung ke fraksi Golkar. Jangan sampai imbasnya di parlemen. Sampai saat ini yang kita suratin, belum ada balasan Apakah kami diterima atau tidak di fraksi golkar," seloroh Taufik Qul Rahman.

Taufik Qul Rahman pun mengaku telah bertatap muka dengan Ketua DPD PDIP Balikpapan, Irjen (purn) Safaruddin. Mereka membahas soal koalisi di Pilwali Balikpapan 2020.

"Beliau (Safaruddin) mengharapkan mendukung di Pilwali. Beliau mengatakan di fraksi dan Pillwali berbeda," tutur Taufik Qul Rahman.

Menurut Taufik Qul Rahman politik itu tetap dinamis. Pun politik bukanlah angka yang bisa dihitung secara matematis. Kendati hanya memiliki 1 kursi di parlemen Balikpapan, namun bisa saja mereka jadi penentu langkah politik parpol yang memiliki kursi banyak di parlemen.

"Meski 1 kursi, kami ini luwes. Bisa jadi joker," ucap Taufik Qul Rahman.

Pemberitaan sebelumnya, manuver partai politik (parpol) jelang Pemilukada 2020 di Balikpapan sudah mulai tampak. Seperti yang dilakukan PDIP Balikpapan. Untuk mengusung sosok yang diinginkan, mereka hanya butuh 1 kursi tambahan di legislatif.

Artinya mereka masih harus mencari rekan koalisi, jika calonnya hendak bertarung pada Pemilukada Balikpapan 2020 mendatang.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved