Rocky Gerung Sebut PA 212 Bukan Permainan Politik Prabowo, Tapi Karena Sikap Presiden Jokowi

Pengamat politik Rocky Gerung kembali berkicau soal kondisi politik terkini antara Presiden Jokowi, Prabowo Subianto termasuk PA 212.

Rocky Gerung Sebut PA 212 Bukan Permainan Politik Prabowo, Tapi Karena Sikap Presiden Jokowi
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Rocky Gerung menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jaksel, Selasa (23/4). 

TRIBUNKALTIM.CO - Rocky Gerung Sebut PA 212 Bukan Permainan Politik Prabowo, Tapi Karena Sikap Presiden Jokowi.

Pengamat politik Rocky Gerung kembali berkicau soal kondisi politik terkini antara Presiden Jokowi, Prabowo Subianto termasuk PA 212.

Mulanya, Rocky Gerung menganggap Jokowi tidak jelas benar-benar ingin memiliki pihak oposisi.

Dilansir TribunWow.com, hal itu Rocky Gerung sampaikan melalui acara 'Indonesia Lawyers Club' unggahan kanal Youtube Indonesia Lawyers Club pada Selasa, (30/7/2019).

Menurut Rocky Gerung, Jokowi tidak jelas menyatakan dirinya ingin dikritik.

"Kan, Pak Jokowi bilang, kami memerlukan oposisi, oposisi maksudnya, memerlukan dikritik atau dia masuk?

Itu didomestikasi," ucap Rocky Gerung.

"Kita enggak jelas isi pembicaraan itu," imbuhnya.

Rocky Gerung
Rocky Gerung (Kompas.com/Walda)

Selain itu, Rocky Gerung tutut menjelaskan mengapa masalah posisi PA 212 masih hangat dibincangkan.

Rocky Gerung menilai, posisi PA 212 masih ramai diperbincangkan, lantaran tak ada isu sosial lain yang diciptakan.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved