Rocky Gerung Sebut PA 212 Bukan Permainan Politik Prabowo, Tapi Karena Sikap Presiden Jokowi

Pengamat politik Rocky Gerung kembali berkicau soal kondisi politik terkini antara Presiden Jokowi, Prabowo Subianto termasuk PA 212.

Rocky Gerung Sebut PA 212 Bukan Permainan Politik Prabowo, Tapi Karena Sikap Presiden Jokowi
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Rocky Gerung menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jaksel, Selasa (23/4). 

Pada kesempatan tersebut, Rocky Gerung juga memberikan tanggapannya soal posisi PA 212 setelah pertemuan para tokoh, seperti Prabowo Subianto dengan Jokowi.

"Jadi kalau ada pikiran bahwa 212 ini dipertanyakan eksistensinya hanya karena ada pertemuan antar tokoh politik seminggu ini, seolah-olah 212 permainan kemarin sore," ucapnya.

Rocky Gerung melanjutkan, PA 212 juga bukan permainan politik Prabowo Subianto.

"Saya menangkap ada roh yang jujur pada gerakan itu lepas dari kontroversinya, 212 bukan permainan politik Prabowo," lanjut Rocky Gerung.

Rocky menilai gerakan PA 212 harus dihargai oleh berbagai pihak.

"212 tidak memperoleh legitimasinya di Monas, atau kelanjutanya 414 atau dan seterusnya, 212 adalah teks sosial bangsa ini, hasil imajinasi bangsa ini dan kita mesti hormati itu," katanya.

Sehingga ia menyayangkan, PA 212 dianggap gerakan radikal oleh beberapa kalangan.

Pengakuan Blak-blakan Abu Janda soal Sandiaga Uno Ini Buat Rocky Gerung Tertawa Sampai Terguncang

Demi Independensi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Punya Kuasa Intervensi KPK, Begini Penjelasannya

Sejak Awal Dipaksakan dengan Prabowo, Rocky Gerung Sebut Sandiaga Sedang Menabung Usai Dikhianati

"Ngaconya adalah seluruh konsep bernegara itu, lalu disederhanakan sebagai ancaman bahkan disebut teroris," kata Rocky Gerung.

Diberitakan sebelumnya, dukungan PA 212 pada Prabowo Subianto disebut berangsur menjauh setelah pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi pada 13 Juli 2019.

Ketua DPP Partai Gerindra, Andy Rahmad Wijaya menganggap, hengkangnya PA 212 dari barisan pendukung Prabowo bukanlah hal besar lantaran pihaknya masih tetap memiliki banyak pendukung.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved