Ustad Kondang Da'as Latif; Jangan Keseringan Curhat di Medsos, Jika Ada Masalah Curhat kepada Allah
Sedekah seribu sehari, di tahun pertama mendapatkan dana dari masyarakat sekitar Rp 400 juta, di hari jadi kedua mendapat dana sedekah Rp 700 juta
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ustad kondang asal Sulawesi Selatan Dasad Latif menghibur ratusan ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Insan Peduli, Sedekah Seribu Sehari.
Ustad Dasad Latif terkenal dengan ceramah yang kocak, tak sedikit ibu-ibu tertawa terbahak-bahak karena ceramahnya.
Dalam ceramahnya Ustad Dasad Latif menyinggung masalah sedekah. Menurutnya seberapa pun sedekah yang kita berikan tidak membuat orang tersebut jatuh miskin.
Selain membahas Sedekah. Ustad Dasad Latif pun memberi masukkan kepada ibu-ibu yang hadir jangan keseringan update status di media sosial.
"Jika ada masalah curhat kepada Allah, jangan curhat kepada saudara apalagi diupdate status Facebook," ujarnya disambut tawa para tamu undangan.
Acara yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Walikota Balikpapan ini pun dirangkai dalam acara HUT Ke 2 Komunitas Insan Peduli, sedekah seribu sehari.
Nurlena Rahmad Masud, Istri Wakil Walikota Balikpapan berharap untuk Komunitas Insan Peduli menjadi amal jariah.
"Sedekah seribu sehari, di tahun pertama mendapatkan dana dari masyarakat sekitar Rp 400 juta, di hari jadi kedua mendapat dana sedekah Rp 700 juta. Harapannya tahun depan mendapatkan Rp 1 Miliar atau lebih," kata Nurlena Rahmad Masud.
Nurlena Rahmad Masud menyampaikan, dengan sedekah manfaatnya untuk masyarakat, dari masyarakat. Semoga pemerintah kota semakin mudah dan membantu masyarakat yang memang harus dibantu.
"Walau pun hanya seribu sehari itu sangat membantu. Saya sangat mendukung, selain sedekah juga ada seminar. Karena ibu-ibu itu harus dilatih bagaimana kita memiliki ketrampilan untuk menghasilkan sesuatu," ungkap Nurlena Rahmad Masud.
Nurlena Rahmad Masud pun memberikan masukan, Ibu-ibu harus tahu tata tertib, tata bicara dan menghargai orang, terkadang ibu-ibu lagi bicara yang lain mengajak selfie.
"Tingkah laku yang harus jaga, dan harus dibekali dengan ahlak yang saling menghargai," ungkap Nurlena Rahmad Masud.
Jumiah Ketua Panitia Acara HUT ke 2 Komunitas Insan Peduli mengatakan, dengan adanya sedekah seribu sehari terkumpul ada 130 paket sembako, dan 30 santunan yang disebar untuk semua wilayah di Balikpapan. Khusus Balikpapan Barat dapat paket sembako.
Dengan total hampir 3.000 donatur seluruh Balikpapan. Setiap RT diberikan satu celengan yang ingin bersedekah seribu sehari.
Untuk dana yang diperoleh tidak tentu, karena suka rela atau seikhlasnya, jadi dananya berubah-ubah setiap bulan.
"Kadang banyak, tapi kadang juga sedikit. Nominalnya sampai Rp 40 jutaan untuk semua wilayah. Setiap bulan ada perhitungan khusus, rapat kecil setiap wilayah. Dan rapat besar keseluruhan, dari seluruh anggota," ungkapnya.
Terkadang, lanjut Jumiah ada pula orang tak mengisi, karena suka rela dan seikhlasnya. Walaupun isinya Rp 5.000 tetap dimanfaatkan untuk membantu yang lain.
"Setiap bulan kita keliling, di Kecataman. Alhamdulillah bertepatan Ultah ke 2 Komunitas Insan Peduli kami dibantu Pak Wakil Walikota mengundang ustad Daas Latif," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Masud mengapresiasi kegiatan ibu-ibu yang mengajak bersedekah seribu sehari.
"Harapan kita menjadi contoh, suri teladan yang baik untuk semua komunitas yang peduli kegiatan sosial. Saya sebagai Wakil walikota Balikpapan memberikan apresiasi kepada mereka yang terlibat luar biasa tanpa pamrih, dan mau berjuang serta mengumpulkan sedekah seribu sehari," katanya.
Ini merupakan panggilan hati nurani yang luar biasa, tapi yakinlah itu tidak pernah berkurang harta, tidak akan jatuh miskin, kalau kita mau sedekah dengan tujuan kebaikkan bukan karena ria.
"Saya mengalami hal itu. Sekali lagi terimakasih dan selamat ulang tahun kepada Komunitas insan peduli sedekah seribu sehari, hanya Allah yang bisa membalas," ungkapnya. (dha)
Baca Juga;
Perairan Diancam Gelombang Tinggi di Darat, Waspada Angin Kencang
Viral 2 Balita Ditelantarkan di Pinggir Jalan Bersama Bungkusan Plastik, Satu Menangis Panggil Mama
Sederet Nama Calon Menteri Jokowi dari Gerindra yang Mengemuka, Ada Sandiaga hingga Edhy Prabowo
Krisjiana Cemburu Siti Badriah Dicium Penggemar Cowok di Panggung: Cewek Macam Apa Kamu?
Galih Ginanjar Tulis Surat Minta Maaf ke Fairuz, Tulisannya Soal Promosi Album Malah Jadi Sorotan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/seribu1.jpg)