FKUB Balikpapan Ingin Bekas Lokalisasi Lembah Harapan Baru Km 17 Dijadikan Tempat Wisata Religi

FKUB Balikpapan, lokasi Wisata Religi tersebut diusulkan merupakan eks lokalisasi yang berada di Lembah Harapan Baru Km 17 Karang Joang.

FKUB Balikpapan Ingin Bekas Lokalisasi Lembah Harapan Baru Km 17 Dijadikan Tempat Wisata Religi
TRIBUNKALTIM/BUDISUSILO
Keberadaan lokalisasi Lembah Harapan Baru di Kilometer 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur telah dibongkar pada Rabu (8/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Balikpapan, Kalimantan Timur mengusulkan kepada Pemkot Balikpapan agar bekas lokalisasi di Lembah Harapan Baru Kilometer atau Km 17 Balikpapan dijadikan tempat Wisata Religi, Kamis (1/8/2019).

Sekretaris FKUB Balikpapan Zailani mengatakan, perkembangan kehidupan beragama seyogyanya menjadikan Balikpapan semakin kondusif kota Balikpapan.

"Dimana masing-masing internal memiliki pembinaan. Diharapkan pembinaan yang berlangsung tersebut mendukung kondusivitas kota Balikpapan," kata Zailani kepada Tribunkaltim.co 

Ada usulan menarik dari beberapa pemimpin internal, ingin Balikpapan punya ikon sebagai wisata religi.

Bagaimana pendatang bisa mengunjungi Wisata Religi tersebut.

Dengan fasilitas miniatur Ka'bah, masjid, kemudian miniatur agama lain.

Sekretaris FKUB Balikpapan H.M Zailani
Sekretaris FKUB Balikpapan H.M Zailani (TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah)

Seperti di Dairi. "Dan diharapkan jadi wisata," ujar Zailani.

Dirinya menyebutkan, lokasi Wisata Religi tersebut diusulkan merupakan eks lokalisasi yang berada di Lembah Harapan Baru Km 17 Karang Joang, Balikpapan Utara.

Apakah belum ada program pemerintah, kalau sudah ada alternatif lain.

Mengenang KH Syarwani Zuhri, Orasi Singkatnya Berujung Penutupan Lokalisasi Km 17 Balikpapan

Lokalisasi Prostitusi di Kaltim Dibubarkan Pemantauan Sulit, Semakin Menyebar & Terselubung

Dampaknya pariwisata pasti setiap kegiatan nasional di Balikpapan.

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved