Gara-gara Insiden Ini, Panpel Arema Minta Maaf Kepada Persib Bandung

Sebelum pertandingan, Persib Bandung setidaknya mendapatkan dua teror dari oknum suporter Arema FC.

Gara-gara Insiden Ini, Panpel Arema Minta Maaf Kepada Persib Bandung
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Esteban Vizcarra dalam laga Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Selasa (30/7/2019). Tuan rumah menang 5-1. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua panitia pelaksana (panpel) Arema FC, Abdul Harris meminta maaf kepada Persib Bandung terkait adanya teror yang didapatkan Maung Bandung selama berada di Malang.

Sebelum pertandingan, Persib Bandung setidaknya mendapatkan dua teror dari oknum suporter Arema FC.

//

Teror pertama datang selepas Persib Bandung melakukan official training di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (29/7/2019).

Segelintir oknum pendukung Arema FC menyalakan petasan lalu dilempar ke bus pemain Persib Bandung.

Selang beberapa jam kemudian, beberapa oknum suporter Arema FC datang ke hotel penginapan Persib Bandung.

Mereka menyalakan petasan selama satu jam yang membuat para pemain Persib Bandung terganggu karena tidak bisa tidur.

Ketidaknyamanan Persib Bandung selama di Malang membuat manajemen Pangeran Biru itu melaporkan kejadianya tersebut ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Persib Bandung sangat kecewa dengan pengamanan dari panpel Arema FC.

"Saya pribadi dan panpel Arema FC memohon maaf kepada Persib Bandung atas pelayanan kami selama mereka di sini," kata Abdul Harris seperti BolaSport.com kutip dari Surya Malang.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved