Gelar Pertemuan dengan Para Jurnalis, Ini Pesan Wabup Agus Tantomo Kepada Wartawan

Wabup Agus menyampaikan pesan, agar para jurnalis mempertimbangkan dampak dari berita yang dibuat. Mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar

Gelar Pertemuan dengan Para Jurnalis, Ini Pesan Wabup Agus Tantomo Kepada Wartawan
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, menggelar forum diskusi dengan para jurnalis, administrator sejumlah platform media sosial di Hotel Exclusive, Jalan AKB Sanipah, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, menggelar forum diskusi dengan para jurnalis, administrator sejumlah platform media sosial di Hotel Exclusive, Jalan AKB Sanipah, Kamis (1/8/2019).

Forum diskusi dengan tema Mengelola Isu Publik, untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Terbuka ini, dibuka oleh Wakil Bupati Berau Agus Tantomo yang juga dihadiri oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka.

Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka mengatakan, forum diskusi ini bertujuan menjalin komunikasi dengan para jurnalis dan administrator media sosial.

"Untuk menyampaikan capaian pemerintah, tapi kami juga menerima kritik dan saran yang membangun," ujar Kepala Diskominfo Berau Susila Harjaka.

Wabup Berau Agus Tantomo dalam kesempatan ini menyampaikan pesan, agar para jurnalis mempertimbangkan dampak dari berita yang dibuat. Mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar.

"Sebagai Wakil Bupati, saya ingin sampaikan pesan dengan serius. Pesan ini sering saya sampaikan setiap pertemuan dengan wartawan.

Saya mengerti, mereka bekerja (jurnalis) mencari berita, berita yang judulnya membuat orang paham dan menarik. Sebagai narasumber kita harus hargai profesi mereka. Tapi ketika menulis berita, jangan hanya sekadar fakta, kemudian langsung ditulis," kata Wabup Berau Agus Tantomo.

Pemkab Berau menganggarkan dana Rp 210 miliar untuk penataan kota sehingga tidak terkesan kumuh, terutama pemukiman-pemukiman di tepi sungai.
Pemkab Berau menganggarkan dana Rp 210 miliar untuk penataan kota sehingga tidak terkesan kumuh, terutama pemukiman-pemukiman di tepi sungai. (Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen)

Menurut Wabup Berau Agus Tantomo, para jurnalis bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dalam KEJ, wartawan selalu berpegang pada fakta.

"Tapi fakta atau kebenaran itu belum tentu baik. Saya ambil contoh di Thailand, kenapa pariwisatanya bisa maju? Karena dalam urusan wisata, mulai dari raja sampai tukang sapu, termasuk wartawan mereka kompak tidak memberitakan semua hal buruk yang terjadi di bidang wisata.

Karena mereka tahu, pendapatan mereka di sana (industri pariwisata), walaupun itu fakta dan benar, tapi kalau diberitakan akan mengganggu perekonomian mereka," jelas Wabup Berau Agus Tantomo.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved