Nafas Baru PKB di Parlemen Balikpapan, Taufik Putra Kilat Jadi Pejabat Pertama di Kampung

Saya gak pernah terbayang, ternyata bisa masuk ke dunia politik. Padahal dulu saya paling gak suka dengan politik. Bertentangan dengan pekerjan saya

Nafas Baru PKB di Parlemen Balikpapan, Taufik Putra Kilat Jadi Pejabat Pertama di Kampung
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Taufik Qul Rahman calon legislatif terpilih asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pileg 2019 saat ditemui Tribunkaltim.co, Kamis (1/8/2019). 

Dorongan untuk terjun ke dunia politik menghinggapi dirinya beberapa tahun belakang ini. Ia sadar untuk melakukan perubahan, dirinya harus masuk ke dalam sistem.

Ia pun berkomitmen menjaga idealisme saat duduk di parlemen. Legislator yang memiliki julukan Taufik Putra Kilat pun sadar bakal banyak godaan dan rayuan saat berada di dalam kantor perwakilan rakyat tersebut.

"Tergantung. Kita pernah menanamkan jiwa patriot, pernah kita kumandangkan sebelum masuk parlemen," ucap Taufik Qul Rahman.

Ditambahkan Wakil Ketua Syarekat Islam Balikpapan, istri dan anaknya sempat sangsi dan tak mendukung dirinya nyaleg 3 tahun lalu. Lantaran tahu bahwa untuk duduk di kursi DPR memerlukan biaya politik yang besar.

"Sebelumnya keluarga tak mendukung, tahu kekurangan finansial. Meyakinkannya dengan percaya ada tuhan, percaya sahabat yang kita baik kepada mereka," ungkapnya.

Investasi politik yang ditanamnya selama 3 tahun berbuah hasil yang manis. Kini ia berhak duduk di kursi DPRD Balikpapan. Ia pun jadi anggota dewan dan pejabat pertama di kampungnya Jalan Kilat, Baru Ilir Balikpapan Barat.

"Baru kali ini di kampung kilat ada yang jadi anggota DPRD pertama dan pejabat pertama yang lahir. Tembuni saya di sana," tuturnya.

Ketua Dewan Eksekutif LSM NVW Taufik Qul Rahman (baju putih) saat memasang Banner persiapan acara.
Ketua Dewan Eksekutif LSM NVW Taufik Qul Rahman (baju putih) saat memasang Banner persiapan acara. (TRIBUN KALTIM / ALIDONA)

Belakangan diketahui sosok guru politik Taufik tak lain adalah Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh. Tanpa ragu ia menyebut Abdulloh sebagai orang paling berjasa mengantarkan dirinya duduk di parlemen.

"Tak lepas dari Maha guru saya, ketua Abdulloh soal politik. Ketua yang membesarkan saya mulai dari nol sampai bisa duduk di parlemen. Dia Mantan guru, sudah hampir 25 tahun kenal dan belajar," bebernya.

Saat ini ia memiliki beban amanah di pundaknya. Janji-janji politik yang ia umbar selama 3 tahun kampanye, harus ditepati. Di antaranya soal jalan, penerangan dan sekolah bagi konstituen atau masyarakat yang memilih dia di Pileg 2019.

Halaman
123
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved