Tugu Insurance

Semester Pertama 2019, Tugu Insurance Raih Laba Rp 238,15 Miliar

Langkah yang dilakukan adalah mengeluarkan produk unggulan baru, inovasi pelayanan a.l. Tugu Real Experience (t rex) sebagai layanan bantuan darurat

Semester Pertama 2019, Tugu Insurance Raih Laba Rp 238,15 Miliar
HO - Tugu Insurance
Tugu Insurance mengedepankan inovasi digital dalam mengoptimalkan penetrasi asuransi ritel, mengingat pesatnya pertumbuhan e-commerce telah mendorong konsumen untuk beralih melakukan transaksi real time via online. 

TRIBUNKALTIM.CO - Selama semester I 2019, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) secara konsolidasi raih laba tahun berjalan sebesar Rp 238,15 miliar atau naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya rugi sebesar Rp 7,8 miliar.

Peningkatan itu sejalan dengan kenaikan pendapatan premi dan sejumlah perbaikan yang dilakukan perseroan dalam setahun terakhir.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna mengatakan, peningkatan kinerja tersebut dikontribusikan oleh induk perusahaan maupun anak perusahaan.

Pada semester pertama 2019, perseroan meraih pendapatan premi bruto secara konsolidasi sebesar Rp 3,7 triliun, naik 49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,49 triliun.

Hingga April 2019, Pendapatan Premi Tugu Insurance Naik 65%

Tugu Insurance Berikan Berbagai Manfaat Asuransi Mudik

Tugu Insurance Genjot Asuransi Kendaraan Bermotor di Musim Mudik Lebaran

Menurut Indra, induk perusahaan maupun anak perusahaan sama-sama memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan premi konsolidasi.

Dari pendapatan premi sebesar itu, penerimaan premi bruto induk perusahaan tercatat sebesar Rp 2,2 triliun, naik 37% dibandingkan periode yang sama 2018 sebesar Rp 1,6 triliun.

“Hampir seluruh lini bisnis mengalami kenaikan baik di sektor energy, non-energy commercial maupun retail business” ujar Indra di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Dalam periode tersebut, induk perusahaan meraih laba bersih sebesar Rp 160,7 miliar, naik 76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 91,4 miliar.

Peningkatan laba tersebut dikontribusikan oleh peningkatan hasil underwriting dan hasil investasi.

“Peningkatan hasil investasi induk perusahaan terutama didukung peningkatan nominal investasi dan perdagangan surat utang yang mengalami kenaikan valuasi seiring ekspektasi penurunan suku bunga. Perubahan mata uang fungsional dari USD ke IDR juga berdampak pada peningkatan imbal hasil investasi,” jelas Indra.

Kulkas, Mesin Cuci, dan AC Polytron Dapat Penghargaan Service Quality Award 2019

Polytron Raih Penghargaan The Best Digital Customer Service 2019 dari SWA

Polytron PHT 220 SB, Speaker Bar Untuk Menghidupkan Musik dan Film menjadi Lebih Hidup

Halaman
12
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved