Ibu Kota Baru

Walhi Khawatir Calon Lokasi Ibu Kota Baru RI di Hutan Produksi Kalimantan Tengah Perparah Lingkungan

Warga Kalimantan Tengah pun, hingga Kamis (1/8/2019) semakin ramai membicarakan pemindahan ibu kota Indonesia di Kalimantan Tengah.

Walhi Khawatir Calon Lokasi Ibu Kota Baru RI di Hutan Produksi Kalimantan Tengah Perparah Lingkungan
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/WSJ.
Foto udara Kota Palangka Raya yang diselimuti kabut asap di Kalimantan Tengah, Jumat (26/7/2019). Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Palangka Raya menyebabkan kabut asap yang cukup tebal disertai dengan bau asap yang sangat menyengat. 

TRIBUNKALTIM.CO, PALANGKARAYA - Rencana pemindahan ibu kota Indonesia, pemerintahan Republik Indonesia semakin santer dibicarakan banyak kalangan.

Apalagi saat ini hanya ada dua Provinsi yang digaungkan akan dipilih sebagai calon Ibu Kota Baru bagi Negara RI tersebut, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Namun sebagai bentuk kesiapan lokasi calon Ibu Kota Baru RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, telah mencadangkan sekitar 500 ribu hektare lahan untuk dijadikan sebagai lokasi pembangunan kawasan.

Nah, Bappenas sendiri, sebelumnya hanya mempersyaratkan 40 ribu hektare lahan untuk lokasi pemindahan ibu kota Indonesia, perkantoran pemerintah pusat di lokasi tersebut.

Warga Kalimantan Tengah pun, hingga Kamis (1/8/2019) semakin ramai membicarakan pemindahan ibu kota Indonesia tersebut.

Dan menyambut baik rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Tengah tersebut.

Sehingga ada pernyataan dukungan dari warga Kalimantan Tengah terkait rencana pemindahan ibu kota Indonesia tersebut.

Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, memastikan lahan yang disiapkan tersebut merupakan lahan hutan produksi yang telah diteliti lokasinya memang layak untuk dijadikan lokasi perkantoran pemerintah pusat jika Kalimantan Tengah memang dipilih sebagai Ibu Kota Baru RI.

"Kami siap jika Presiden memang menunjuk Kalteng sebagai lokasi Ibu Kota Baru NKRI tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Walhi Kalteng, Dimas Novian Hartono, mengatakan, lokasi segi tiga emas yang dicadangkan sebagai rencana lokasi pembangunan Ibu Kota Baru RI yang disiapkan oleh Pemprov Kalimantan Tengah tersebut bukan hutan lindung, tetapi merupakan hutan produksi.

"Kami berharap dengan adanya rencana pemindahan Ibu Kota RI ke ke Kalimantan Tengah tersebut," tegasnya.

Jangan nantinya memperparah kerusakan lingkungan di Kalimantan Tengah yang sudah cukup parah dan belum ada solusinya hingga saat ini.

"Selayaknya dilakukan audit terhadap kerusakan lingkungan tersebut," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul 500 Ribu Hektare Cadangan Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Tengah Ada di Hutan Produksi, Ini Kata Walhi, https://kalteng.tribunnews.com/2019/08/01/500-ribu-hektare-cadangan-lokasi-ibu-kota-di-kalteng-ada-di-hutan-produksi-ini-kata-walhi.
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami

Editor: Budi Susilo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved