Mobil Tua Berpotensi Bergeser ke Daerah, Namun Ada Biaya Lain yang Harus Dikeluarkan

"Sekarang ini banyak dibeli oleh warga Jakarta, tetapi nanti pasti bergeser ke pembeli yang dari daerah-daerah,harga juga semakin turun

Mobil Tua Berpotensi Bergeser ke Daerah, Namun Ada Biaya Lain yang Harus Dikeluarkan
(Febri Ardani)
Setidaknya 44 komunitas mobil tua berkumpul di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, membahas penolakan pelarangan mobil berumur lebih dari 10 tahun beredar di Jakarta, Minggu (18/1/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta menginstruksikan, kendaraan pribadi yang usia pakainya di atas 10 tahun dilarang beroperasi di Ibu Kota.

Meski aturan jelasnya belum ada, tetapi ditargetkan berlaku pada 2025.

Otomatis, mobil yang boleh melintas di jalanan Jakarta hanya keluaran terbaru. Contoh, jika berlaku pada 2025 maka mobil yang boleh melintas di tahun itu maksimal produksi 2015.

Menurut Herjanto Kosasih, pemerhati mobil bekas di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, penjualan mobil bekas yang tahun tua tetap ada, tetapi terjadi pergeseran konsumen.

"Sekarang ini banyak dibeli oleh warga Jakarta, tetapi nanti pasti bergeser ke pembeli yang dari daerah-daerah," kata Herjanto Kosasih ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Selain itu, harganya juga kata Herjanto Kosasih akan semakin turun karena peminatnya juga ikut menyusut.

Perhitungannya, jika beli di Jakarta dengan pelat B kemudian dibawa ke daerah, pemilik mobil itu harus melakukan mutasi dan lain sebagainya.

"Ada biaya lain yang harus dikeluarkan oleh pembeli mobil tua itu. Tetapi yang sudah jelas pasti ada pergeseran konsumen saja," ucap Herjanto Kosasih.

Sementara itu, Haryo Girisagoro sebagai anggota dari Perhimpunan Penggemar Mobil Klasik Indonesia (PPMKI) mengatakan, semoga aturan itu tidak berlaku untuk semua wilayah di DKI Jakarta.

"Sebagai manusia kita tidak bisa meninggalkan masa lalu. Sulit juga jika diberlakukan di seluruh wilayah Jakarta, semoga hanya di titik-titik tertentu saja," ucap Haryo kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved