PT Pupuk Kalimatan Timur

Pupuk Kaltim Tunjuk Kampung Aren jadi Wilayah Percontohan Kampung Ramah Disabilitas

Nikita mengatakan program ini bertujuan menciptakan lingkungan masyarakat yang benar-benar inklusi bagi penyadang disabilitas.

Pupuk Kaltim Tunjuk Kampung Aren jadi Wilayah Percontohan Kampung Ramah Disabilitas
HO - Humas PKT Bontang
SATUKAN PERSEPSI — Para stakeholder mulai dari pemerintah, masyarakat dan Pupuk Kaltim menyusun konsep inovatif pengembangan kampung ramah disabilitas di Kampung Aren Bontang Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO — PT Pupuk Kalimatan Timur (PKT) kembali menciptakan inovasi di bidang sosial masyarakat.

Setelah sukses dengan pemberdayaan warga disabilitas melalui Inkubator Bisnis (Invbis). Kini Pupuk Kaltim tengah menjajaki pemberdayaan kampung ramah disabilitas.

Program kampung ramah disabilitas ini menunjuk Kampung Aren, di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara sebagai lokasi pelaksanaan.

Melalui program ini, warga setempat bakal diajak bersama-sama mengembangkan potensi daerah yang melibatkan para penyandang disabilitas.

Koordinator Program dari Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim, Nikita mengatakan program ini bertujuan menciptakan lingkungan masyarakat yang benar-benar inklusi bagi penyadang disabilitas.

Dijelaskan, konsep kampung ramah disabilitas mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi, sosial yang melibatkan para penyadang disabilitas.

Setelah sukses dengan pemberdayaan warga disabilitas melalui Inkubator Bisnis (Invbis). Kini Pupuk Kaltim tengah menjajaki pemberdayaan kampung ramah disabilitas.
Setelah sukses dengan pemberdayaan warga disabilitas melalui Inkubator Bisnis (Invbis). Kini Pupuk Kaltim tengah menjajaki pemberdayaan kampung ramah disabilitas. (HO - Humas PKT Bontang)

“Jadi tidak hanya cat-cat kampung saja, tapi benar-benar penyadang disabilitas ini bersama warga setempat membangun wilayahnya ramah lingkungan, juga pemberdayaan ekonomi mandiri, serta pelibatan secara aktif para penyadang disabilitas dalam pranata sosial yang ada,” ujar Nikita kepada wartawan di sela-sela Forum Group Discussion (FGD) di Kantor Inbis jalan Ahmad Yani Gang Aren, Kelurahan Api-Api, Jumat (2/7).

Sebagai langkah awal, pihaknya mengundang sejumlah stakeholder terkait mulai dari pemerintah hingga warga setempat dalam penyusunan konsep kampung ramah disabilitas ini.

Agenda FGD yang digelar bakal merumuskan konsep pelaksanaan Kampung Aren. Menghadirkan pemateri dari Inisator Kampung Glintung Go Green dari Malang, Bambang Irianto diharapkan bisa memberi masukan dan saran terkait program ini.

“Kita panggil semua pihak, termasuk hadirkan pemateri yang sudah teruji di Nasional sukses mengembangkan kampung Gintung di Malang, harapannya nanti kita semua satu persepsi membangun Kampung Aren sebagai kampung ramah disabilitas dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya. (adv/m09)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved