Breaking News:

Tiga Patok Geospasial RI Ditanam di Balikpapan, Untuk Apa?

Nah, di samping Masjid Ar-Rahman berbeda dengan dua patok lainnya. Tepat di atas patok terpasang alat elektronik yang ditopang sebuah treepod.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
Patok geospasial RI yang berada di samping Masjid Ar-Rahman, Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Tepat di atas patok terpasang alat elektronik yang ditopang sebuah treepod. Pada layar alat elektronik tersebut, terdapat tulisan Survey PPU, Point ID BS016, Antenna Height 1.027 m, 3D CQ 1.461m. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Patok bertuliskan Badan Geospasial RI ditemukan di tengah pemukiman warga Balikpapan. Kontan membuat warga bertanya-tanya untuk apa patok tersebut ditanam. Diduga pemasangan patok berkaitan dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Di Balikpapan ada 3 patok biru yang di sekelilingnya terdapat terpal berwarna oranye yang dibentuk seperti tanda silang. Patok berwarna biru tersebut berada di Kelurahan Sumberjo, Kelurahan Batu Ampar dan Kelurahan Karang Joang.

Pada tanda silang yang mengelilingi patok di kawasan RT 26 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara bertuliskan peringatan 'Jangan Dirusak, Tanda Untuk Pembuatan Peta Foto Dari Pesawat Wilayah Kalimantan Timur, Juni s/d Juli 2019, Badan Informasi Geospasial.'

Selain di RT 26, patok yang sama ditemukan di RT 40 Gunung Samarinda. Persis dekat pemakaman umat Kristen.

Keberadaan patok juga ditemukan di samping Masjid Ar-Rahman, Kelurahan Gunung Samarinda Baru. Peringatan hampir serupa juga ada tertulis 'Maaf Tanda Ini Jangan Dirusak, Tanda Untuk Pembuatan Peta Dari Pesawat Wilayah Kalimantan Timur, Juni s/d Juli 2019, Badan Informasi Geospasial'.

Nah, di samping Masjid Ar-Rahman berbeda dengan dua patok lainnya. Tepat di atas patok terpasang alat elektronik yang ditopang sebuah treepod.

Pada layar alat elektronik tersebut, terdapat tulisan Survey PPU, Point ID BS016, Antenna Height 1.027 m, 3D CQ 1.461m.

Dari pantauan Tribunkaltim.co, di kawasan RT 26 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara patok tersebut menyedot perhatian warga Balikpapan.

"Yang pasang orang dari Jakarta. Katanya mau pasang alat. Untuk satelit," tutur Ahmadiansyah, ketua RT 26, Jumat (2/8/2019).

Lebib lanjut, Ahmad mengungkapkan dari pengakuan petugas yang memasang patok tersebut, berkaitan dengan rencana pemindahan ibu kota negara. Mereka hendak melakukan pemetaan wilayah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved