Calon Paskribraka Meninggal Dunia, Ibunda Aurellia Qurratu Aini Temukan Kejanggalan, Begini Faktanya

bunda Aurellia Qurratu Aini, Sri Wahyuniarti merasa janggal atas peristiwa meninggalnya si buah hati. sejumlah luka lebam di sejumlah bagian tubuh

TRIBUNKALTIM.CO, TANGERANG SELATAN - Ibunda Aurellia Qurratu Aini, Sri Wahyuniarti merasa janggal atas peristiwa meninggalnya si buah hati.

Sebab, Sri Wahyuniati menemukan sejumlah luka lebam di sejumlah bagian tubuh Aurellia Qurratu Aini saat menjalani pendidikan dan pelatihan alias diklat calon Paskibraka Tangerang Selatan.

Sri Wahyuniarti menjelaskan, temuan luka lebam itu bermula dari cerita si buah hati, Aurellia Qurratu Aini sebelum meninggal dunia.

Sri Wahyuniarti mengatakan mengatakan pelajar SMA Islam Al-Azhar BSD Serpong itu kerap bercerita kepadanya.

Apalagi, Sri Wahyuniarti juga seorang Purna Paskibra.

Sri Wahyuniarti menjelaskan luka lebam terdapat di tangan Aurel, di jari-jari bagian atas. 

Hal itu akibat push up dengan tangan mengepal pada diklat Paskibraka yang dijalaninya.

Dengan suara berat Sri Wahyuniarti bercerita bahwa push up seperti itu sebenarnya tidak diperbolehkan untuk wanita.

"'Ma, tadi kita push up. Ma, tadi kita begini'. Saya juga bilang, 'itu hal biasa nak, itu konsekuensi ikut paskibraka'. Tapi waktu saya lihat tangannya luka, hitam, saya bilang 'kamu push up kepal?', dia jawab 'iya'. Push up kepal itu sudah menyalahi aturan. Bahkan di militer sendiri pun ada waktu dan tempat untuk push up kepal bagi laki laki, tapi tidak untuk perempuan," ujar Sri Wahyuniarti di kediamannya di bilangan Taman Royal 2, Cipondoh, Tangerang, Jumat (2/8/2019) kemarin.

Selain di pergelangan, luka lebam lain ada di bagian belakang lengan.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved