Calon Paskribraka Meninggal Dunia, Ibunda Aurellia Qurratu Aini Temukan Kejanggalan, Begini Faktanya

bunda Aurellia Qurratu Aini, Sri Wahyuniarti merasa janggal atas peristiwa meninggalnya si buah hati. sejumlah luka lebam di sejumlah bagian tubuh

Sri Wahyuniarti mengatakan Aurel dicubit saat pelatihan.

Intonasi suara Sri Wahyuniarti kemudian merendah dan terdengar semakin berat.

Ia mengatakan seharusnya diklat Paskibraka tidak boleh ada kontak fisik.

"Lalu memang ada spot atau lebam, dia bilang 'Ma ini dicubit, biasa kok'. Saya bilang 'itu tidak biasa nak, karena harusnya tidak ada body contact untuk pendidikan paskibraka'," ujarnya.

Sri Wahyuniarti meyakini cubitan yang dialami anaknya sangat keras.

Hal itu karena bekas lebam yang kentara.

"Seingat saya ada di lengan kiri belakang kalau enggak kiri kanan belakang. Cukup besar biru. saya tanya kenapa, dicubit. Dicubit kenapa sampai segitunya nak. Kulit Aurel tidak putih, kulit aurel cukup gelap, jadi kalau sampai biru lebam artinya cubitan sangat keras," jelasnya.

Tak hanya di lengan, pihak keluarga lain juga mendapati lebam di bagian lutut Aurel.

"Ada spot lain, di lengan kiri depan itu saya lihat waktu almarhum dimandikan. Kalau enggak salah keponakan saya juga melihat ada spot biru lain di dengkul," ujarnya.

Akumulasi Kelelahan

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved