Calon Paskribraka Meninggal Dunia, Ibunda Aurellia Qurratu Aini Temukan Kejanggalan, Begini Faktanya

bunda Aurellia Qurratu Aini, Sri Wahyuniarti merasa janggal atas peristiwa meninggalnya si buah hati. sejumlah luka lebam di sejumlah bagian tubuh

Sri Wahyuniarti meyakini meninggalnya Aurellia Qurratu Aini, pelajar SMA Islam Al-Azhar BSD Serpong diduga karena kelelahan.

Kondisinya yang fit dan tidak memiliki penyakit dalam membuat dugaan mengarah kepada pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka yang sedang ia jalani.

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Aurel, panggilan karibnya, meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019) di usia 16 tahun.

Sang ibu, Sri Wahyuniarti, juga merupakan seorang Purna Paskibraka.

Ia mengetahui betul diklat seharusnya dijalankan seperti apa.

Sri Wahyuniarti meyakini, anaknya bukanlah sosok yang lemah dan tidak mampu mengikuti diklat yang juga menggunkan pendekatan militer itu.

Ibu dua anak itu meyakini Aurel meninggal dunia karena diduga akumulasi kelelahan baik secara fisik maupun mental selama menjalani diklat.

Saat Aurel jatuh di dapur pada Kamis pagi, Sri dan suaminya, Faried Abdurrahman, langsung melarikannya ke rumah sakit.

Namun dokter mengatakan fungsi otaknya sudah tidak bekerja.

"Dokter tidak menyebutkan diagnosa sejauh itu. Hanya dokter bertanya apa yang terjadi, yang kami sampaikan bahwa Aurel terjatuh. Yang kami yakini bahwa Aurel sudah sangat lelah. Akumulasi dari sekian puluh hari dia latihan, minim istirahat," ujar Sri Wahyuniarti saat ditemui di rumahnya, Jumat tengah malam (2/8/2019).

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved