Curi Motor Kemudian Dipreteli, Dua Remaja di Balikpapan Barat Diringkus Polisi

Kedua anak tersebut ditangkap karena dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik Riwal (32).

Curi Motor Kemudian Dipreteli, Dua Remaja di Balikpapan Barat Diringkus Polisi
TRIBUN KALTIM / ARIS JONI
Kantor Mapolsek Balikpapan Barat 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Polsek Balikpapan Barat mengamankan dua anak dibawah umur, yakni RS (17), warga Gunung Empat dan AA (15), warga Jalan 21 Januari, Balikpapan Barat.

Kedua anak tersebut ditangkap karena dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik Riwal (32).

Dikonfirmasi, Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Agung Nursapto menjelaskan, awalnya pada Jumat (2/8/2019) kemarin, pihaknya mendapat laporan dari Riwal bahwa motornya Yamaha Mio dengan nomor polisi KT 2955 KC telah hilang.

Motor tersebut hilang setelah ia parkir di depan rumahnya, Jalan Wolter Monginsidi, RT 28, Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.

"Pagi si korban mau pakai motor, tapi ternyata motornya sudah gak ada. Padahal kuncinya masih ada sama korban," ujarnya.

Usai mendapat laporan, jajaran Polsek Balikpapan Barat langsung bergerak mencari pelaku.

Tak butuhkan waktu lama, kurang dari 24 jam pencarian, kedua tersangka akhirnya ditemukan dan digiring ke Mapolsek Balikpapan Barat.

"Pengungkapan ini juga tak lepas dari bantuan masyarakat. Merekalah yang melaporkan kedua anak ini ke polisi karena melihat kedua anak tersebut tengah mempreteli motor dikawasan Jalan Sorong 2 kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara," jelasnya. Sabtu (3/8/2019).

Lanjutnya ,diduga, RS dan AA hendak menjual barang curiannya itu dengan menjualnya secara terpisah.

Kemudian, berdasrakan pengakuan RS dan AA, kedua tersangka itu menggondol sepeda motor dengan cara menduplikat kucinya.

“Kedua tersangka ini mencuri menggunakan kunci duplikat. Setelah dicoba dan nyala, motor itu kemudian dibawa kabur," ungkap Agung.

Atas perbuatannya, kedua tersangka diproses di Mapolsek Balikpapan beserta barang bukti satu unit motor dan kunci duplikatnya.

"Saat ini masih kita kembangkan, apakah ada terlibat di TKP lain atau tidak,” tutupnya.(Tribunkaltim.co/Aris Joni)

Penulis: Aris Joni
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved