Komoditi

Harga Cabai di Balikpapan Tembus Rp 140 Per Kg, Pedagang Keluhkan Pasokan Terkendala Cuaca Buruk

Sebelumnya, harga cabai merah di kedua pasar Tradisional Balikpapan ini dijual pada kisaran harga Rp 50 hingga Rp 60 per kilogram.

Harga Cabai di Balikpapan Tembus Rp 140 Per Kg, Pedagang Keluhkan Pasokan Terkendala Cuaca Buruk
Tribunkaltim.co/Fachmi Rachman
TERKENDALA PENGIRIMAN - Pedagang Lombok melayani pembelinya di Pasar Pandansari Balikpapan, Minggu (4/8/2019). Lombok di Pasar Pandansari dalam tiga hari terakhir mengalami kenaikan hingga mencapai harga Rp 100.000 - Rp 120.000/kg karena ketersediaan stok yang mulai menipis akibat tidak adanya pelayaran dari kawasan Mamuju yang terkendala gelombang besar di Perairan Selat Makassar 

" Disini harga Lombok justru lebih mahal lagi daripada di pasar Pandansari, karena kita kan ngambilnya dari sana, grosir lalu kita jual di sini," katanya.

Ilustrasi - Truk Cabai berhenti mendadak. Cabai naik harganya melonjak tinggi. Kagetkan banyak pihak, terutama para usaha rumah makan dan kalangan ibu rumah tangga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Ilustrasi - Truk Cabai berhenti mendadak. Cabai naik harganya melonjak tinggi. Kagetkan banyak pihak, terutama para usaha rumah makan dan kalangan ibu rumah tangga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (Tribunkaltim.co/ilo)

Daeng Kojo juga menyebutkan hal yang sama dengan Haji Uding, tingginya harga cabai dikarenakan aktivitas transportasi kapal laut angkutan barang terganggu karena ombak tinggi.

" Iya karena ombak tinggi tadi, soalnya kan sekarang musim angin kencang," kata Daeng Kojo.

Sementara itu, dari pantauan Tribunkaltim.co, harga cabai di pasar Pandansari dijual paling murah Rp 80 hingga Rp 140 ribu perkilogramnya tergantung jenis dan kualitas kesegaran cabai.

Sementara di pasar klandasan ada yang dijual paling murah Rp 80 ribu perkilo dan paling mahal Rp 150 perkilogram.

harga cabai yang dijual seharga Rp 80 ribu perkilogram itu merupakan cabai yang sudah layu alias sudah banyak rusak. 

Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved