Polemik Speedboat di Kalimantan Utara, Sadewa Lestari Benuanta: Tak Prosedural Kami Siap Diperiksa

Kuasa hukum Sadewa Lestari Benuanta, Agustan menambahkan, jika pemerintah daerah mencabut izin yang sudah dikeluarkan, PT Sadewa Gemilang Industri

Polemik Speedboat di Kalimantan Utara, Sadewa Lestari Benuanta: Tak Prosedural Kami Siap Diperiksa
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
ILUSTRASI - speedboat Anugerah Express di tepi Sungai Kayan, Senin (1/1/2018) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Speedboat VIP Sadewa Lestari Benuanta akan tetap beroperasi sehari-hari meskipun asosiasi Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Penyebarangan atau Gapasda Kalimantan Utara menentang kehadiran speedboat ini.

Joy, General Manager Speedboat VIP Sadewa Lestari Benuanta menjelaskan, sejauh ini proses perizinan operasional speedboatnya sudah sesuai ketentuan dan berhak untuk beroperasi.

Pihaknya pun siap diperiksa oleh penegak hukum jika dalam penerbitan perizinannya ada hal-hal yang menyalahi prosedur atau tindakan melawan hukum lainnya.

“Kalau memang ada yang kami langgar, kami siap diperiksa, atau juga distrop juga. Selama ini kami rasa procedural semua. Prosesnya cukup lama, setahun, mulai dari Februari 2018,” ujarnya kepada wartawan di gubernuran, Minggu (4/8/2019).

Kuasa hukum Sadewa Lestari Benuanta, Agustan menambahkan, jika pemerintah daerah mencabut izin yang sudah dikeluarkan, PT Sadewa Gemilang Industri yang merupakan badan hukum speedboat Sadewa Lestari Benuanta siap menanggung konsekuensinya.

"Akan tetapi kami akan tetap jalan. Karena kami merasa punya izin yang sudah kami penuhi berdasarkan aturan dan syarat yang ada," ujarnya.

Perihal harga tiket Rp 135 ribu per penumpang yang dianggap terlalu murah hingga disinyalir bisa mematikan usaha speedboat regular, Agustan menegaskan bahwa tarif tersebut hanya berlaku dua pekan, itu pun harga promo.

“Sekarang sudah naik kembali normal ke RP 165 ribu per penumpang. Kenapa ada promo kemarin, karena speedboat kita tergolong baru. Dan kita jual tiket tidak secara manual di pelabuhan, tetapi online,” ujarnya. 

Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Penyebarangan atau Gapasda wilayah Kalimantan Utara siap membeberkan alasan secara spesifik kepada Pemprov Kalimantan Utara dan Polda Kalimantan Utara perihal penolakannya terhadap kehadiran speedboat VIP Sadewa Lestari Benuanta.

Salah satu pengurus Gapasda Kalimantan Utara, M Sabar menyatakan, akan memberikan alasan penolakan tersebut secara resmi dalam waktu dekat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved