Makna Mendalam Lagu Sewu Kuto Milik Didi Kempot Bagi Presiden Jokowi, Ingat Kunjungi 514 Daerah

Presiden Jokowi rupanya punya kesan khusus terhadap lagi Sewu Kuto milik Didi Kempot, video Jokowi turut menyanyi lagu Sewu Kuto viral di media sosial

Makna Mendalam Lagu Sewu Kuto Milik Didi Kempot Bagi Presiden Jokowi, Ingat Kunjungi 514 Daerah
(Biro pers setpres)
Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samosir berhasil menembus penjagaan ketat Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres). Perempuan remaja tersebut berlari membawa satu gitar kayu dan memberikannya kepada Presiden Joko Widodo. Peristiwa itu terjadi saat Presiden Jokowi berkunjung ke lokasi pembangunan pelebaran Danau Toba di Tano Ponggol, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Makna Mendalam Lagu Sewu Kuto Milik Didi Kempot Bagi Presiden Jokowi, Ingat Kunjungi 514 Daerah Indonesia.

Presiden Jokowi rupanya punya kesan khusus terhadap lagi Sewu Kuto milik Didi Kempot, video Jokowi turut menyanyi lagu Sewu Kuto viral di media sosial.

Video tersebut diambil saat Didi Kempot manggung dalam acara yang diselenggarakan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Jokowi mengatakan, lagu 'Sewu Kuto' mengingatkan perjalanannya sebagai seorang presiden yang telah mengunjungi 514 kabupaten dan kota di Indonesia.

"Sebetulnya bukan Sewu Kuto (seribu kota) itu, 514 kota. Uwis tak liwati (Sudah aku lewati), itu 514 kota sudah kita datangi, begitu," kata Jokowi dikutip oleh Kompas.com, di sela acara family gathering dengan para menteri di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019).

Meski demikian, Jokowi mengatakan ia bukan penggemar Didi Kempot.

"Hehe ya bukan ngefans, kan tetangga," kata Presiden Jokowi.

Asyik Berdendang Lagu Sewu Kutho Didi Kempot, Jokowi: Hehe Bapak Saya Penggemar Sewu Kutho

Beratnya 850 Kg, Sapi Kurban yang Dibeli Jokowi untuk Korban Gempa Donggala Ini Punya Nama Unik

Momen tersebut terjadi dalam acara yang digelar Istana Kepresidenan untuk menyambut bulan kemerdekaan.

Dikutip dari Tribunnews, pada waktu itu Istana Kepresidenan menggelar pertunjukan wayang kulit dengan dhalang Ki Manteb Soedharsono.

Gelaran ini membawakan Lakon Kresno Jumeneng Ratu, atau Krena Menjadi Raja.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved