Pilkada Samarinda

Manuver Politik Pilkada Samarinda, Meiliana Dekati Tokoh Nahdlatul Ulama Yenny Wahid, Minta Wejangan

Yenny Wahid yang merupakan tokoh Nahdiyin dari Kalangan Nahdlatul Ulama (NU), jelas punya pengaruh besar, apalagi di Kalimantan Timur ormas ini besar.

Manuver Politik Pilkada Samarinda, Meiliana Dekati Tokoh Nahdlatul Ulama Yenny Wahid, Minta Wejangan
Dok Tribunkaltim.co
DR Hj Meiliana SE MM, Penjabat Walikota Samarinda pada periode November 2015 - Februari 2016. Mantan aparatur sipil negara di Kalimantan Timur ini mulai melakukan pendekatan ke beberapa tokoh di Jakarta. Bisa dikatakan lakukan manuver politik tuk Pilkada 2020. Sosok Meiliana mulai lebarkan sayap pergerakannya, lakukan manuver politik dengan silaturahmi ke aktivis perempuan Yenny Wahid. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sosok Meiliana kini mulai menampakan diri jika akan berniat maju dalam gelanggang politik di Pilkada 2020, maju di panggung Pemilihan Walikota atau Pilwali Samarinda, Kalimantan Timur.

Mantan aparatur sipil negara di Kalimantan Timur ini mulai melakukan pendekatan ke beberapa tokoh di Jakarta. Bisa dikatakan lakukan manuver politik tuk Pilkada 2020. Sosok Meiliana mulai lebarkan sayap pergerakannya, lakukan manuver politik dengan silaturahmi ke aktivis perempuan Yenny Wahid.

Kunjungan Meiliana ke putri mendiang mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, yang juga tokoh di Nahdlatul Ulama ini bukan sekedar silaturahmi saja, tentunya ada hal lain juga yang dilakukan Meiliana ini.

Detik-detik hajatan politik Pilkada 2020, akan segera bergulir, termasuk gelaran Pilwali Samarinda.

Saat ditanyakan Tribunkaltim.co, Meiliana menyatakan, niat utama berjumpa Yenny Wahid bukan untuk Pilwali Samarinda akan tetapi saat singgung soal Pilwali Samarinda pun Meiliana tidak menampik.

Sebab pertemuan dengan Yenny Wahid pun meluas, bahasan yang diperbincangkan segala aspek, banyak pengetahuan yang dikaji, termasuk sempatkan juga membicarakan topik Pilwali Samarinda di Pilkada 2020 nanti.

Awalnya, ungkap Meiliana hanya sebatas undangan makan malam semata. Menghadiri undangan malam bersama Yenny Wahid. Kemudian dalam pertemuannya singgung juga soal Pilwali Samarinda, tentu bagi Meiliana sosok Yenny Wahid orang yang pas untuk dimintai pendapatnya soal dunia politik Pilwali Samarinda.

“Memang, ini merupakan sebuah upaya saya untuk mendekatkan diri kepada para tokoh untuk nantinya dapat memberikan dukungan," ujarnya. 

Barangkali jika Allah mengizinkan Meiliana maju dalam panggung Pilwali Samarinda tentu saja sudah merasa siap, siap mental dan siap menang kalah. Tidak ada salahnya, kata Meiliana berdiskusi dengan Yenny Wahid mengupas topik politik yang ditarik ke Pilwali Samarinda

Apalagi sosok Yenny Wahid pun dimata kalangan Nahdlatul Ulama sebagai panutan.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved