DPD Golkar Rekomendasikan 4 Nama Calon Ketua DPRD Kaltim, Mantan Bupati Berau Masuk Bursa

DPD provinsi telah merekomendasikan sebanyak empat nama yang akan diusulkan untuk menjadi calon Ketua DPRD Kaltim.

DPD Golkar Rekomendasikan 4 Nama Calon Ketua DPRD Kaltim, Mantan Bupati  Berau Masuk Bursa
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Perwakilan parpol menandatangani berita acara hasil Pleno Terbuka Penetapan Anggota DPRD Kaltim hasil pileg 2019, Selasa (6/8/2019). 10 partai politik berbagi 55 kursi legislatif di Karang Paci - Sebutan Gedung DPRD Kaltim. Partai Golkar meraih kursi terbanyak (12 kursi), disusul PDIP (11 kursi) dan Gerindra (8 kursi). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Pengurus DPD I Partai Golkar Kaltim, langsung melakukan pleno tertutup untuk penetapan calon Ketua DPRD Kaltim periode 2019-2024.  Selain pengurus, juga ada sejumlah pengurus sayap Partai Golkar. 

Pleno tertutup yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu, menindaklanjuti hasil pleno terbuka penetapan anggota DPRD Kaltim terpilih yang diselenggarakan KPU Kaltim, beberapa jam sebelumnya di Aula KPU Kaltim jalan Basuki Rahmat.

Golkar meraih  12 kursi dan berhak kembali menduduki kursi Ketua DPRD Kaltim periode 2019-2024.

"Tadi Alhamdulillah pleno DPD provinsi telah merekomendasikan sebanyak empat nama yang akan diusulkan untuk menjadi calon Ketua DPRD Kaltim.

Masing-masing ada nama pak Makmur HAPK, kemudian pak haji Syahrun, saudara Mahyunadi dan saudara Sarkowi," tutur Sekertaris DPD I Golkar Kaltim, Abdul Kadir beranjak dari kursi pimpinan rapat di lantai dua kantor Golkar Kaltim, Selasa (6/8/2019) sore.

Keempat nama itu merupakan hasil penjaringan dari 12 anggota DPRD Kaltim terpilih periode 2019-2024 yang memenuhi kriteria calon Ketua DPRD Kaltim.

Kadir menyebut, rekomendasi 4 nama itu, akan diserahkan ke Dewan Pengurus Partai (DPP) Partai Golkar dalam satu dua minggu ke depan untuk segera ditetapkan dalam rapat pimpinan di DPP bersama pimpinan Golkar Kaltim.

"Yang jelas, sebelum pelantikan, kita harapkan sudah keluar satu nama ketua DPRD Kaltim," ujar Kadir yang meyakinkan sudah ada ada keputusan nama terpilih sebelum pelantikan anggota DPRD Kaltim, Agustus ini.

"Di DPP ada penilaian nanti dilihat penilaiannya dengan ketentuan khusus menyangkut strategis kedepan. Sepenuhnya di dalam pertimbangan DPP. Dinilai dari pendidikan, pengalaman kelembagaan politik eksekutif maupun legislatif dan jumlah suara," katanya.

Dalam rapat pleno itu, disepakati pula, kewenangan merekomendasikan diserahkan sepenuhnya kepada DPD I Golkar Kaltim.

Halaman
1234
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved