Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Hasilkan 13 Ton per Hektare, Bupati Edi Damansyah Panen Jagung Nasa 29 di Desa Segihan

Edi Damansyah melakukan Panen Jagung Hibrida Nasa 29, di atas lahan seluas 20 hektare Kelompok Tani Suka Maju

Hasilkan 13 Ton per Hektare, Bupati Edi Damansyah Panen Jagung Nasa 29 di Desa Segihan
HUMASKAB KUKAR
Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Kepala BPTP Kaltim Muhammad Amin, Kadis Pertanian dan Peternakan Sutikno, Camat Sebulu Mochfijar, Kades Segihan Juhri, dan Ketua KTNA Kecamatan Sebulu Aspar serta para Poktan meluapkan gembira atas keberhasilan panen jagung. 

TENGGARONG - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, melakukan Panen Jagung Hibrida Nasa 29, di atas lahan seluas 20 hektare Kelompok Tani Suka Maju guna mendukung Program Revolusi Jangung di Kabupaten Kukar, pada Jumat (2/8) di Desa Segihan Kecamatan Sebulu.

Kegiatan ini ditandai dengan merontokkan biji jagung menggunakan mesin perontok jagung, dan penyerahan bantuan beras serta alat mesin pemipil jagung dan alat mesin combine harvester secara simbolis kepada Kelompok Tani (Poktan).

Kepala Desa Segihan, Juhri dalam laporannya mengatakan bahwa program penanaman jagung ini dilaksanakan pertama kali di Segihan berkat kerjasama antara Kontak Tani Nelayanan Andalan (KTNA) Segihan bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim dan PT. Segara Hero Sakti.

"Sebagai pelaku utama kegiatan ini adalah Kelompok Tani Suka Maju, melalui unit-unit usahanya khususnya di Bidang Tanaman Jagung yang di Kepalai Hendra Wahyudi sekaligus Ketua KTNA Desa Segihan Kecamatan Sebulu," ujarnya.

Menurut Juhri, pada saat awal perencanaan luas lahan untuk penanaman jagung jenis Hibrida Nasa 29 ini adalah 30 hektare. Namun terkendala oleh cuaca musim panas sehingga lahan yang bisa di tanami hanya 20 hektare saja.

"Semoga kedepannya kita bisa meningkatkan lagi luas lahan tanaman jagungnya sehingga Desa Segihan menjadi desa penghasil jagung terbesar di Kecamatan Sebulu dan khususnya di Kabupaten Kukar," harapnya.

Kepala BPTP Kaltim, DR Muhammad Amin mengatakan dalam rangka mendukung program revolusi jagung di Kabupaten Kukar, jagung jenis Hibrida Nasa 29 ini memiliki potensi menghasilkan jagung 13 ton tiap hektarenya, responsif serta mampu beradaptasi terhadap lingkungan, baik di lahan kering, dataran tinggi maupun dataran rendah.

Menurutnya, bahwa jenis jagung Nasa 29 ini juga mampu menyesuaikan terhadap lingkungan walaupun tidak terlalu ekstrim iklimnya, contoh di lahan dataran tinggi ini masih mampu untuk melakukan pertumbuhan dengan baik.

Namun perlu diketahui oleh seluruh masyarakat dan kelompok tani bahwa program ini merupakan program dari Bupati Kukar yaitu revolusi jagung di Kabupaten Kukar.

"Program ini sangat luar biasa dalam rangka mendorong pemberdayaan masyarakat. Terutama dalam pengembangan revolusi jagung di Kabupaten Kukar sehingga kegiatan usaha tani jagung kedepannya akan lebih baik," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved