KH Maimun Zubair Wafat

Kenang Pesan Penting Mbah Moen Saat Melawat di Balikpapan, Warga NU Diimbau Lakukan Sholat Ghoib

"Orang tua, guru kami. Mudahan beliau amalnya diterima Allah, keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ungkapnya, Selasa (6/7/2019).

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Belasungkawa datang dari berbagai penjuru negeri, pasca wafatnya ulama kharismatik KH Maemoen Zubair di Makkah, Arab Saudi, saat menjalankan ibadah haji.

Ketua PCNU Balikpapan, Muhammad Mukhlasin, yang mewakili keluarga besar NU Balikpapan mengungkapkan turut berduka cita untuk kepergian Mbah Moen.

"Orang tua, guru kami. Mudahan beliau amalnya diterima Allah, keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ungkapnya, Selasa (6/7/2019).

Menurutnya bakal sulit mencari figur pengganti Mbah Moen.

Sebagai ulama yang mengajarkan ilmu agama, almarhum memiliki wawasan dan keilmuan di bidan sosial kebangsaan.

Ia juga memiliki jejak ketauladan sebagai guru bangsa.

"Santri dan warga NU mempunyai spirit perjuangan yang dirintis Mbah Moen. Beliau ulama karismatik, kami hormati, kagumi dan cintai. Kami kehilangan sekali," tuturnya.

Tahun 2017 Mbah Moen pernah melawat ke Balikpapan, Kalimantan Timur menghadiri hari lahir NU di Dome Balikpapan.

Di hadapan ribuan warga NU yang hadir, ia mengingatkan bahwa sebagai Muslim tak hanya harus menjaga Ukhuwwah Islamiyah namun juga Ukhuwwah Wathoniyah.

Mengingat Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, budaya dan agama.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved