Komplain Kartu Kredit Urutan Teratas, Bank Indonesia Sosialisasi Perlindungan Konsumen Balikpapan

Dipilih Kota Balikpapan karena Literasi keuangan financial masih rendah, sehingga bisa memenuhi kewajibwan otoritas sebagai perilindungan konsumen.

Komplain Kartu Kredit Urutan Teratas, Bank Indonesia Sosialisasi Perlindungan Konsumen Balikpapan
TribunKaltim.Co/Siti Zubaidah
Kepala Departemen UMKM dan Perlindungan Konsumen BI Pusat Budi Hanoto di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dilema kartu kredit ternyata masuk dalam urutan terbanyak konsumen yang komplain di dunia keuangan, finance. Hal ini terungkap di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Selasa (6/8/2019) pagi. 

Demikian disampaikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur mengadakan sosialisasi perlindungan konsumen jasa sistem pembayaran.

Acara ini mendatangkan Kepala Departemen UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Pusat, Budi Hanoto, yang dilaksanakan di Aula Bank Indonesia Balikpapan, Kalimantan Timur

Soialisasi Perlindungan Konsumen khusus pembayaran yang sering diadukan.

Dalam sosialisasi ini, Budi Hanoto menerangkan, bahwa Konsumen harus dilindungi, konsumen dan pelaku usaha harus mempelajari apa saja hak-hak merska.

"Sehingga aman dalam bertransaksi, kegiatan ini untuk mengedukasi konsumen dan pelaku usaha agar lebih meningkat pengetahuannya," kata Budi Hanoto.

Budi Hanoto mengatakan, kegiatan ini bentuk Bank Indonesia dalam perlindungan konsumen jasa keuangan dan jasa sistem pembayaran.

Dipilih Kota Balikpapan karena Literasi keuangan financial masih rendah, sehingga bisa memenuhi kewajibwan otoritas sebagai perilindungan konsumen.

"Kami mengedukasi terkait peran Bank Indonesia terkait perlindungan konsumen," ujarnya.

Khususnya jasa keuangan dan sistem pembayaran.

Halaman
1234
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved