Sabtu, 11 April 2026

Lakukan Penelitian Selama 5 Tahun, B2P2EHD Gelar Seminar Laporan

Dan penelitian kami ini harus mampu menjadi pusat keunggulan dalam penyediaan, pengembangan iptek mengenai ekosistem hutan Dipterokarpa

Editor: Mathias Masan Ola
Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Kepala B2P2EHD, Ahmad Saeroji saat menyampaikan sambutan dan paparan singkat soal seminar, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA, si Hotel Grand Sawit. Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) merupakan unit pelaksana teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Setelah 5 tahun melakukan penelitian lapangan, para peneliti menggelar seminar untuk melaporkan hasil penelitian, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA.

Kepala B2P2EHD Ahmad Saeroji mengungkapkan, pihaknya mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pengelolaan ekosistem hutan Dipterokarpa, peningkatan kualitas dan laboratorium lingkungan serta melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan yang menjadi kebutuhan daerah.

“Tentunya semua kegiatan penelitian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dan penelitian kami ini harus mampu menjadi pusat keunggulan dalam penyediaan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama mengenai ekosistem hutan Dipterokarpa,” ujar Kepala B2P2EHD Ahmad Saeroji.

Oleh karena itu, kata Kepala B2P2EHD Ahmad Saeroji, dalam rangka mendesiminasikan hasil litbang dan inovasi seminar dengan tema revegetasi lahan terdegredasi pada ekosistem hutan dipterokarpa ini dilaksanakan.

Kepala B2P2EHD, Ahmad Saeroji saat menyampaikan sambutan dan paparan singkat soal seminar, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA, si Hotel Grand Sawit. Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.
Kepala B2P2EHD, Ahmad Saeroji saat menyampaikan sambutan dan paparan singkat soal seminar, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA, si Hotel Grand Sawit. Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. (Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto)

Tujuannya, selain menyalurkan hasil iptek kepada masyarakat/user juga diarahkan untuk menggali masukan serta mengidentifikasi kebutuhan riset dari para pengguna.

“Harapan kedepannya B2P2EHD dapat merumuskan arah kebijakan sesuai dengan kebutuhan user dan program nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di dalam dan sekitar hutan serta kebutuhan pengguna,” tandas Kepala B2P2EHD Ahmad Saeroji.

Kepala B2P2EHD, Ahmad Saeroji saat menyampaikan sambutan dan paparan singkat soal seminar, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA, si Hotel Grand Sawit. Jalan Basuki Rahmat, Samarinda.
Kepala B2P2EHD, Ahmad Saeroji saat menyampaikan sambutan dan paparan singkat soal seminar, pada Rabu (7/8/2019), pukul 10.00 WITA, si Hotel Grand Sawit. Jalan Basuki Rahmat, Samarinda. (Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto)

“Informasi dari para narasumber, user langsung maupun peserta untuk sharing informasi tentang hal tersebut sangat diperlukan. Hingga nanti, dapat menghasilkan manfaat yang nyata untuk peningkatan perbaikan lahan terdegradasi pada khususnya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya,” lanjut Kepala B2P2EHD Ahmad Saeroji. (M Purnomo Susanto)

Baca Juga;

 Salmafina Sunan Akui Pacaran dengan Taqy Malik Sebelum Menikah, Bohongi Satu Indonesia Soal Ta'aruf

 Ramalan Zodiak Rabu 7 Agustus 2019: Leo Bersinar Cerah, Manfaatkan Hari Keberuntunganmu Ini!

Memaki Saat Ditilang, Polisi Masukkan Surat Tilang ke Mulut Wanita Ini, Simak Penjelasan Kasatlantas

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved