Keuangan

Pendapatan Asli Daerah Kota Balikpapan Turun Rp 44,5 Miliar, Walikota Diminta Revisi Besaran Pajak

Walikota Balikpapan Rizal Effendi, akibat berkurangnya Pendapatan Daerah, PAD dari sektor Pajak Daerah, Retribusi Daerah serta Dana Perimbangan Pusat.

Pendapatan Asli Daerah Kota Balikpapan Turun Rp 44,5 Miliar, Walikota Diminta Revisi Besaran Pajak
TribunKaltim.Co/Zainul
Walikota Balikpapan Rizal Effendi. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD - P) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur tahun 2019, disebutkan Pendapatan Asli Daerah mengalami penurunan yang cukup drastis.

Bahkan penuruan itu mencapai Rp 44,5 miliar atau 8,1 persen, padahal sebelum perubahan APBD mencapai Rp 2,46 Triliun.

Nah, Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan turunnya Pendapatan Asli Daerah atau PAD itu di karenakan pajak parkir hotel serta tempat hiburan malam di kota Balikpapan juga ikut turun.

"Pajak parkir perhotel dan tempat hiburan di kita di Balikpapan turun semua," katanya kepada Tribunkaltim.co pada Rabu (7/8/2019). 

Selain itu kata Walikota Balikpapan Rizal Effendi, akibat berkurangnya Pendapatan Asli Daerah, PAD dari sektor Pajak Daerah, Retribusi Daerah serta Dana Perimbangan Pusat, khususnya dana bagi hasil (DBH) pajak dan bukan pajak

Tentu Walikota Balikpapan Rizal Effendi juga mengaku hal itu sudah di sampaikan olehnya dalam rapat paripurna DPRD Balikpapan tentang Nota Penjelasan atas R-APBD Perubahan 2019 pada Senin (5/8/2019) lalu.

"Hampir semua ya, parkir baik tempat umum maupun parkir di Bandara Sepinggan turun karena beroperasinya bandara APT Pranoto di Samarinda. Situasi ekonomi juga belum sepenuhnya baik," jelasnya

Kali ini Walikota Balikpapan Rizal Effendi juga menyebutkan banyak laporan keluhan yang ia terima dari pengusaha perhotelan dan restoran di kota Balikpapan karena pendapatan mereka terus menurun.

Bahkan Walikota Balikpapan Rizal Effendi meminta untuk melakukan revisi besaran pajak mereka.

Banyak keluhan dari masyarakat khusnya mereka para pelaku usaha perhotelan dan restoran karena pendapatan mereka menurun," katanya

Halaman
123
Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved