Ibu Kota Baru

Anggota DPR RI Ini Sebut Pemindahan Ibu Kota Indonesia Sarat dengan Kepentingan Politik

Perjuangan pemindahan ibu kota negara, tak bisa ditampik, syarat sekali dengan kepentingan politik. Tentu saja Safaruddin, ikut perjuangkan.

Anggota DPR RI Ini Sebut Pemindahan Ibu Kota Indonesia Sarat dengan Kepentingan Politik
TribunKaltim.CO/Muhammad Fachri Ramadhani
Ketua DPD PDIP Kaltim, Irjen Pol (purn) Drs H Safaruddin yang juga sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALI - Belakangan ini teka-teki pemindahan ibu kota Indonesia masih menjadi misterius. Dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus ini akan diumumkan lokasi Ibu Kota Baru. 

Pihak Presiden Joko Widido baru memberikan pengumuman jika Ibu Kota Baru Republik Indonesia atau RI itu akan ada di Pulau Kalimantan. 

Ada tiga nama wilayah paling santer tersiar jadi kandidat calon Ibu Kota Baru Indonesia yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tentu saja, bagi Kalimantan Timur warga masyarakat sangat menyambut positif atas rencana pemindahan ibu kota Indonesia. Warga di Kalimantan Timur berharap Ibu Kota Baru ada di Kalimantan Timur

Melalu wakil rakyat, yang duduk di kursi DPR RI, hasil pemilihan Pemilu 2019, pun angkat bicara mengenai rencana pemindahan ibu kota Indonesia ini ke Kalimantan Timur

Yaitu Anggota DPR RI terpilih pada Pileg 2019 asal PDIP, Irjen Pol (purn) Safaruddin saat ditemui Tribunkaltim.co di sela-sela Kongres V PDIP pada Rabu (7/8/2019) di Hotel Inna Grand Bali Beach.

Kata Safaruddin, pemindahan ibu kota Indonesia pastinya sangat bermuatan politik.

Ada kepentingan politik yang kuat, karena itu rencana Ibu Kota Baru ini syarat dengan kepentingan politik. 

Menurut Safaruddin, perjuangan merebut hati pemerintah pusat untuk menjatuhkan pilihan Ibu Kota Baru ke Kalimantan Timur tidak mudah, butuh proses politik yang sangat kuat, ada tarik menarik kepentingan politik.

Menurut Irjen Pol (purn) Safaruddin, pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga harus serius merayu pemerintah pusat.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved