Breaking News
Sabtu, 16 Mei 2026

Kenalkan Literasi pada Anak Sejak Dini, DPK Ajak Murid TK se-Bontang Kunjungi Perpustakaan Kota

Dalam sambutannya, Wawali Basri mengapresiasi upaya DKP untuk meningkatkan literasi di lingkungan pelajar.

Tayang:
TRIBUN KALTIM / ICHWAL SETIAWAN
DUKUNG LITERASI - Wawali Bontang Basri Rase mendukung upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meningkatan literasi di Kota Bontang, khususnya bagi anak usia belia. Kunjungan ke Perpustakaan diharapkan lebih meningkatkan minat baca bagi pelajar. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemkot Bontang terus mengkampanyekan literasi kepada anak usia dini.

Salah satu kegiatan yang digelar yakni lomba mewarnai tingkar murid Taman Kanak-Kanak se-Kota Bontang di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), Kamis (8/8/2019).

Kegiatan yang melibatkan para anak usia dini ini bertujuan untuk pengenalan suasana perpustakaan kepada anak sejak dini.

Di samping itu, materi yang dilombakan pun berkaitan dengan literasi.

Agenda ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bontang, Basri Rase.

Dalam sambutannya, Wawali Basri mengapresiasi upaya DKP untuk meningkatkan literasi di lingkungan pelajar.

Lomba mewarnai, merupakan satu langkah yang ditempuh untuk mendorong literasi di lingkungan pelajar sejak usia belia.

Sebab anak-anak dilatih untuk mengekspresikan diri dan berpikir kreatif.

Pantauan tribun, Lantai dasar Perpustakaan Kota (Perpuskot) Bontang riuh. Anak-anak dengan seragam warna-warni ramai memenuhi ruangan.

Murid duduk bersila sembari bercakap. Sedang dihadapan mereka, sudah tersedia meja lipat dengan seperangkat peralatan mewarnai yang menghiasi diatasnya.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan, Muhammad Ihsan, menuturkan kegiatan ini bisa terlaksana dengan dukungan dari Mahasiswa KKN Universitas Mulawarman.

Diharapkan, melalui kegiatan ini bisa menumbuhkan kreativitas dan imajinasi anak-anak.

Kegiatan ini pun mengejawantahkan visi Kota Bontang menjadi Smart City, Kota Cerdas.

Peserta lomba merupakan perwakilan murid Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Bontang, dengan jumlah sekitar 200 orang.

DPK Bontang senantiasa berupaya memberi pelayanan dan menggelar kegiatan yang ramah bagi anak.

Ajang ini juga menjadi strategi DPK Bontang agar publik merasa akrab dengan perpustakaan.

Sejatinya ini merupakan pemantik, agar publik mau membaca. Sebab daya tawar utama perpustakaan adalah buku. Ketika sudah ke perpustakaan, mau tak mau publik pasti menyentuh buku. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved