Program Sejuta Rumah tak Bisa Tercapai, Kementerian PUPR Dalam Lima Tahun Hanya Bangun 4,8 Juta Unit

Target Presiden Joko Widodo untuk membangu satu juta unit hunian setiap tahun sepertinya tidak akan tercapai.

Program Sejuta Rumah tak Bisa Tercapai, Kementerian PUPR Dalam Lima Tahun Hanya Bangun 4,8 Juta Unit
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Kondisi progress pembangunan rumah murah bersubsidi Pesona Bukit Batuah Kota Balikpapan, pada Selasa (25/10/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO-Target Presiden Joko Widodo untuk membangu satu juta unit hunian setiap tahun sepertinya tidak akan tercapai. Karena sampai Agustus 2019, capaian Program Satu Juta Rumah (PSR) baru mencapai 735.547 unit

Dengan demikian, maka dalam kurun lima tahun kepemimpinannya, paling tidak ada lima juta unit rumah terbangun.

Bahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri sudah mengakui tidak akan mampu mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya.

Target Jokowi untuk Sejuta Rumah Tidak Pernah Tercapai, Apa Alasannya?

Di Program Sejuta Rumah Ini, Tipe 36 Dibanderol Rp 135 Juta

"Jadi, kita punya target memang tahun ini untuk mendongkrak akumulatif lima juta unit, kita mungkin bisa hanya 4,8 juta unit," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid di kantornya, Rabu (7/8/2019) seperti yang dilansir Kompas.Com.

Dalam paparannya, sampai akhir 2018, capaian PSR baru mencapai 3.542.318 unit. Rinciannya, tahun 2015 sebanyak 904.758 unit, 2016 sekitar 699.770 unit, 2017 sejumlah 805.169 unit, dan 2018 terbangun 1.132.621 unit.

"Dari jumlah yang telah dibangun, 70 persen untuk masayarkat berpenghasilan rendah (MBR), 30 persen non-MBR," kata dia. Meski tidak mencapai target, Khalawi mengklaim, program ini banyak dipuji internasional.

Salah satunya pada saat penyelenggaraan FIABCI di Rusia beberapa waktu lalu. Bahkan, ia menyebut, sejumlah negara tertarik bagaimana cara Indonesia dapat memenuhi target pembangunan rumah itu.

Pengembang yang Terlibat Program Sejuta Rumah untuk MBR Masih Terkendala Perizinan di Daerah

Ironis, Pemerintah Genjot Program Sejuta Rumah tapi 40 Persen tak Layak Huni

Sebab, pelaksanaan program ini berbarengan dengan kondisi gejolak perekonomian global yang tengah terjadi. "Mereka penasaran. Teman-teman dari Korea juga penasaran, Aljazair mereka juga sangat ingin tahu.

Mereka punya program 200 ribu per tahun saja tidak tercapai, dan itu uangnya ada tinggal bangun saja," tuntas Khalawi. (*)

Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved