Rumah Korban Tenggelam Alpiansyah Kosong, Korban Dibawa ke Rumah Neneknya di KM. 35

Rumah duka salah seorang korban, Alpiansyah yang beralamat di di jalan PJHI Batakan, Balikpapan Timur terlihat sepi senyap tanpa aktivitas apapun

Rumah Korban Tenggelam Alpiansyah Kosong, Korban Dibawa ke Rumah Neneknya di KM. 35
TribunKaltim.Co/Aris Joni
Rumah Duka Alpiansyah, Salah Satu Korban Tenggelam di Kubangan sekitar Stadion Batakan, Balikpapan Terlihat Kosong tanpa aktivitas 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pasca kejadian tenggelamnya dua anak di kubangan dekat Stadion Batakan Jalan Mulawarman, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, pada Kamis (8/8/2019) sore tadi, yakni Alpiansyah (11) dan Geri (11).

Nampak rumah duka salah seorang korban, Alpiansyah yang beralamat di di jalan PJHI Batakan, Balikpapan Timur terlihat sepi senyap tanpa aktivitas apapun.

Tak ada satu orang pun yang terlihat di rumah tersebut, bahkan saat Tribunkaltim.co, menyambangi rumah duka korban di kawasan perumahan PJHI Batakan, rumah tersebut kosong dan terkunci.

Saat Tribunkaltim.co, menanyakan tetangganya, salah seorang tetangga korban, Heru memberitahu bahwa korban saat ini sudah dibawa ke rumah nenek korban yang berada di Kilometer 35, Kecamatan Samboja, Kukar.

Heru menjelaskan, tidak lama setelah kejadian tenggelamnya Alpiansyah, rumah duka tersebut sempat ramai. Namun usai ba'da Magrib ia mengatakan rumah tersebut sudah tidak terlihat ramai lagi.

"Habis kejadian itu rumah korban sempat ramai, tapi pas saya kembali habis Magrib, rumahnya sudah kosong dan korban dibawa ke rumah neneknya di kilo 35," jelas Heru saat mengantar Tribunkaltim.co, ke kediaman korban.

Ia menambahkan, korban bersekolah di SD Negeri 05 Balikpapan dan korban tinggal bersama orangtuanya di rumah yang saat ini kosong tersebut.

"Sudah di bawa ke rumah neneknya sih," pungkasnya.

Sementara itu, lubang berukuran 7x12 meter di sekitar Stadion Batakan Balikpapan memakan korban. Dua bocah berusia 11 tahun ditemukan tewas di lubang yang menjadi tempat pembuangan Stadion Batakan Balikpapan tersebut.

Pemerintah Kota Balikpapan turut berduka cita atas kejadian tersebut. Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Sayid MN Fadli sangat menyanyangkan kejadian tersebut. Dirinya pun langsung meminta camat dan lurah setempat untuk bertakziah ke rumah korban.

Halaman
123
Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved