Kamis, 7 Mei 2026

Viral di Medsos

VIDEO VIRAL Ular Muncul dari Kloset, Pas Ditarik Panjangnya Mencapai 3 Meter

Sebuah video tentang ular muncul dari lubang kloset beredar di media sosial dan seketika menjadi viral.

Tayang:
Penulis: Syaiful Syafar |
Instagram @ndorobeii
VIDEO VIRAL Ular Muncul dari Kloset, Pas Ditarik Panjangnya Mencapai 3 Meter 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah video tentang ular muncul dari kloset beredar di media sosial dan seketika menjadi viral.

Video ular muncul dari kloset itu diunggah akun Instagram @ndorobeii.

Tampak dengan jelas kepala ular muncul dari kloset jongkok.

Kepala ular tersebut lalu ditarik oleh warga menggunakan tali.

Tampak pula sesorang memukul kloset itu menggunakan palu hingga jebol.

Ketika kloset berhasil dijebol, ular jenis sanca itu pun berhasil diangkat warga.

Ada yang memegang bagian kepala, sebagian orang lagi memegang bagian ekor.

Baca juga: Niatnya Menembak Ular yang Masuk Kamar, Pria Ini Malah Tak Sengaja 'Bunuh' Istrinya yang Hamil

Warga beramai-ramai mengangkat ular tersebut ke luar ruang toilet.

Akun Instagram @ndorobeii menyebut ular sanca tersebut panjangnya kira-kira 3 meter.

Ular itu ditemukan muncul dari lubang kloset pada Rabu (7/8/2019) di wilayah Kasang Dalam Mulia, Kelurahan Kasang, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Ular muncul dari dalam kloset
Ular muncul dari dalam kloset (Instagram @ndorobeii)

"Ini alasannya selalu lihat kebawah

Ular besar sepanjang sekitar 3 meteran ada di dalam WC .

Kejadian rabu sore 7 agustus 2019

Lokasi : kasang dalam mulia , kasang , jambi," tulis akun @ndorobeii.

Baca juga: Begini Kisah Pilu Dua Pria yang Kemaluannya Diserang Ular Piton Saat BAB

Unggahan video ular muncul dari kloset itu sontak menyita perhatian warganet.

fhajarsetyanie: Jadi imajinasiku sejak kecil itu nyata

cynba29: Ularnya lewat mana bisa ada di dlm gitu? Serius nanya

erma_erma78: Makin takut ke wc gara2 liat ini ndoro

gamakichi91: kayaknya ularnya terjebak disitu..makasih ya hooman udah nolongin ularnya

kridamarini: Sumpah ini nyata. smpe skrng pun klo bab di atas wc suka ngebayangin bgtu.dan ini bnr2 trjd.sumpah serem bgt

bebe.elssa969: Pinter nyari yg adem adem

Baca juga: Fenomena Aneh, Ditemukan Ular Langka Bermata Tiga, Spesies Ini Ada juga di Indonesia

Cara lepas dari lilitan ular sanca atau piton

Pakar herpetofauna dari Universitas Brawijaya, Nia Kurniawan, menyarankan supaya tidak kaget ketika dililit ular sanca atau ular piton.

Sebab, jika kaget, ular itu akan semakin kencang melilit korban.

Nia Kurniawan menyarankan supaya korban yang terlilit berupaya tetap tenang dan mencari leher ular tersebut.

Ilustrasi ular sanca batik
Ilustrasi ular sanca batik (KOMPAS.com/M IQBAL FAHMI)

Baca juga: Ular Piton Tujuh Meter Ditemukan Sedang Melilit Korban, Sempat Menyerang Warga Lain Sebelum Ditebas

Jika sudah diketahui letak lehernya, leher ular itu dipegang, kemudian dijauhkan dari tubuh korban.

"Pegang lehernya dulu. Terus dijauhkan. Biasanya kalau lehernya sudah dipegang, nanti ekornya yang mencari lilitan di tubuh kita. Maka ketika lehernya sudah dipegang, lilitannya segera dilepas dan buang," katanya saat diwawancara di Universitas Brawijaya, Kota Malang, Senin (24/6/2019).

Gigitan timbulkan luka robek

Namun, jika ular sanca itu menggigit, jangan langsung ditarik.

Sebab, gigi ular sanca mengarah ke belakang dan akan menimbukan luka robek pada korban.

"Kalau tergigit di tangan, giginya kan menghadap ke belakang ini. Jadi jangan langsung ditarik, nanti robek kulitnya. Jadi didorong dulu, terus baru dilepaskan," katanya.

Baca juga: Kisah Getir Sule Sebelum Sukses, Jual Ular Pemberian Denny Cagur demi Menyambung Hidup

Ilustrasi ular sanca atau piton
Ilustrasi ular sanca atau piton (IST)

Baca juga: Video Viral, Remaja Terbangun Jam 4 Pagi Rasakan Lidah di Lehernya, Ternyata Ada Ular Piton!

Ular sanca memang tidak beracun, tetapi gigitannya akan menimbulkan bakteri.

Karena itu, bekas gigitan ular sanca harus tetap mendapatkan penanganan medis.

"Segera ke dokter. Piton memang tidak beracun. Tapi dia tidak pernah sikat gigi jadi ada banyak bakterinya. Bakteri itu yang menyebabkan pembengkakan dan infeksi sekunder dari gigitan ular itu," ungkapnya. 

(TribunKaltim.co/Syaiful Syafar)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved