Balikpapan Urutan ke Lima Kota Dengan Penduduk Miskin Terkecil di Indonesia

Sebagai kota jasa, warga Balikpapan harus bangga, karena dari tahun ke tahun jumlah penduduk miskin di Balikpapan terus menurun.

Balikpapan Urutan ke Lima  Kota Dengan Penduduk Miskin Terkecil di Indonesia
Tribunkaltim.co, Siti Zubaidah
Gambaran warga Balikpapan yang tinggal di kawasan pinggir pantai Kota Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan yang terkenal dengan sebutan Kota Minyak, berada di urutan ke lima penduduk miskin terkecil di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan mencatat angka kemiskinan di kota Balikpapan tahun 2019 sekitar 17.000 jiwa, Jumat (9/8/2019).

Sebagai kota jasa, warga Balikpapan harus bangga, karena dari tahun ke tahun jumlah penduduk miskin di Balikpapan terus menurun.

Hal ini berdasarkan survei sosial ekonomi nasional yang dilaksanakan oleh BPS Balikpapan belum lama ini.

Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan mengatakan, orang miskin di Balikpapan persentasenya 2,64 persen, dan secara nasional nomor 5 terkecil di Indonesia. Setelah beberapa daerah di Tangerang, Sawa Luntoh daerah Sumatera dan lainnya.

"Orang miskin di Balikpapan itu sudah kecil banget, untuk program pengentasannya tidak cukup dengan normal-normal saja. Karena orang miskin itu yang hidup di bawah garis kemiskinan," kata Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan.

Jadi, lanjut Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan, garis kemiskinan itu nilai konsumsi baik makanan dan non makanan, yang nilainya sekitar Rp 545.000 perorang perbulan.

"Kalau dalam satu keluarga anaknya dua dikalikan Rp 545.000 dikali 4 berarti totalnya Rp 2.180.000, kalau pendapatan di bawah itu maka dia miskin," ungkap Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan.

Dari data sensus penduduk jumlah penduduk miskin terus berkurang. "Surveinya dua kali setahun, yakni bulan Februari dan September," ujar Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan.

Achmad Zaini Kepala BPS Kota Balikpapan menyebutkan untuk angka kemiskinan sekitar 17.000 menurun sekitar 800 orang dari tahun lalu.

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved