Polisi Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Bocah yang Tewas di Kubangan Stadion Batakan

Ia mengatakan sejauh ini pihak kepolisian kumpulkan saksi, dua diantaranya adalah petugas keamanan Stadion Batakan dan UPT Stadion Batakan.

Polisi Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Bocah yang Tewas di Kubangan Stadion Batakan
TribunKaltim.CO/Zainul
Lubang bekas galian di samping stadion Batakan sudah terpasang garis polisi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Terkait kasus tewasnya dua bocah kelas 5 SD di lubang bekas galian di sekitar Stadion Batakan pada Kamis (8/8/2019) sore kemarin.

Pihak kepolisian dari Polsek Balikpapan Timur terus melakukan penyelidikan.

hingga hari Jumat, (9/8) sehari pasca kejadian, pihak kepolisian Balikpapan Timur telah mengumpulkan beberapa saksi untuk dimintai keterangan bahkan dua saksi lainnya telah dilayangkan surat pemanggilan termasuk pihak pengelola Stadion Batakan.

Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Timur, Iptu Gindo Panjaitan saat ditemui Tribunkaltim.co di ruang kerjanya di Mapolsek Balikpapan Timur pada Jumat sore (9/8),

Ia mengatakan sejauh ini pihak kepolisian telah mengumpulkan beberapa saksi, dua diantaranya adalah petugas keamanan Stadion Batakan dan UPT Stadion Batakan.

" Ya kasusnya masih dalam tahap penyelidikan, kami sudah mengumpulkan 2 saksi termasuk security Stadion dan UPT Stadion Batakan," katanya

Namun demikian dirinya juga menyebutkan kasus penyelidikan juga masih menunggu pihak keluarga korban yang sedang dalam suasan berduka.

" Kita maklumi, karena kan kondisinya keluarga korban sedang berduka, sehingga orang tua korban belum bisa kita panggil, " lanjutnya

Namun walaupun begitu kami tetap kita akan panggil saksi - saksi yang bisa kita panggil. Karena itu dari lokasi stadion Batakan, mau tidak mau kita harus panggil pihak UPT," kata Iptu Gindo Panjaitan

saksi-saksi yang akan dipanggil tersebut nantinya akan dimintai keterangan terkait kasus lubang galian bekas yang sudah merenggut nyawa dua bocah sekaligus di kawasan sekitar Stadion Batakan.

" Kita maklumi juga mereka yang kita Surati belum datang karena kan ini hari libur juga, jadi kemungkinan hari Senin baru mereka datang lalu kemudian kita periksa," lanjutnya

Selain itu pihak kepolisian juga nantinya akan mempertanyakan terkait fungsi keberadaan lubang bekas galian tersebut.

Sementara itu sekitar lokasi kawasan kubangan maut tersebut terlihat sudah terpasang garis policeline.

Diketahui, dua korban meninggal bernama Geri (11) dan Alpiansyah (11) berenang di lokasi galian bersama kawan-kawan usai bersepeda pada Kamis sore (8/8/2019).

Tubuh mereka dievakuasi oleh warga sekitar dalam kondisi tidak bernyawa, kedua korban tersebut merupakan pelajar Sekolah Dasar (SD) 005 Batakan, Balikpapan Timur. (*)

Penulis: Zainul
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved