Ripparda Jadi Rohnya Pariwisata, Tim Penilai Panji Keberhasilan Kaltim Kunjungi Disporpar Paser

pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Paser akan terus diupayakan agar nantinya bisa menjadi sektor yang mampu mendukung peningkatan perekonomian

Ripparda Jadi Rohnya Pariwisata, Tim Penilai Panji Keberhasilan Kaltim Kunjungi Disporpar Paser
TribunKaltim.CO/Sarassani
Tim Penilai Panji Keberhasilan Kaltim mengunjungi Kampung Warna Warni yang berlokasi di Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Paser HM Yusuf Sumako, Jumat (9/8/2019) mengatakan, pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Paser akan  terus diupayakan agar nantinya bisa menjadi sektor  yang mampu mendukung peningkatan perekonomian daerah.

Semua upaya itu harus dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Untuk itu, Disporpar perlu Rencana Induk Pembangunan Pariwisata (Ripparda), sehingga program pelaksanaannya berjalan sesuai rencana dan target yang diharapkan.

“Sesuai UU 10/2009 tentang Pariwisata, roh pariwisata itu sendiri adalah Ripparda, itu langkah awal yang saya lakukan ketika masuk (dilantik sebagai Kepala Disporpar) di sini. Dengan adanya Ripparda itu, kami sudah mengajukan DAK fisik 2020,” kata Yusuf Sumako.

Bukan hanya itu lanjut Yusuf Sumako, Disporpar juga bekerjasama dengan Jasa Raharja agar pengunjung objek wisata dilindungi asuransi, menjalin kerjasama dengan OPD yang membidangi kepariwisataan Pemkab Tabalong, serta membedah satu per satu objek wisata yang bermasalah terhadap status lahan, pendanaan, sarana dan prasarananya.

“Semua upaya itu sudah kami jelaskan kepada tim penilai Panji-Panji Keberhasilan Pembangunan Pemprov Kaltim 2019 kemarin (Kamis,8/8/2019). Sebenarnya rombongan provinsi sudah tiba di Paser Rabu malam, tapi penilaiannya dilaksanakan pagi harinya disini (ruang rapat Kepala Disporpar),” jelasnya.

Tim penilai yang diketuai Prof Dr H Abdul Rachim beserta rombongan disambut Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Paser dr I Dewa Made Sudarsana mewakili Bupati Paser, Kepala Diporpar dan jajarannya, perwakilan OPD terkait dan perwakilan Pokdarwis Kampung Warna Warni Desa Janju Tanah Grogot.

“Paser memiliki banyak objek wisata potensial, setidaknya ada 117 obyek wisata dan keanekaragaman seni budaya yang tetap dipegang teguh oleh masyarakat, beberapa diantaranya bahkan sudah viral di medsos,” kata Dewa.

Ia mengungkapkan potensi kepariwisataan Paser sebelum dilanjutkan kunjungan ke objek wisata Kampung Warna Warni.
Sementara itu Abdul Rachim mengatakan dukungan semua pihak sangat diperlukan dalam pengembangan objek wisata. Jika sudah berjalan, maka keungulan koperatifnya harus digali dan dipromosikan.

“Ketika objek wisata ramai dikunjungi, usaha-usaha kecil masyarakat akan tumbuh dan perekonomian masyarakat meningkat,” tambahnya. (*)

Baca Juga

Tetapkan 30 Caleg Terpilih, KPU Paser Segera Menggelar Rapat Pleno

PT Waru Kaltim Plantation di Penajam Paser Utara Disegel tak Ada Izin Mendirikan Bangunan

Ustadz Jamaluddin Imam Sholat Idul Adha di Masjid Agung Al Faruq

Balikpapan Mustahil Buat Sekolah Negeri Baru, Dinas Pendidikan Sodor 2 Alternatif Untuk Tahun 2020

Dibuka Beasiswa di University of Toronto Kanada, Biaya Kuliah, Buku Sampai Tempat Tinggal Ditanggung

Penulis: Sarassani
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved