Rusak Papan Tulis Sekolah, Siswa SD dari Keluarga Tak Mampu Ini Tetap Wajib Bayar Ganti Rugi Rp1juta

Sekolah meminta orangtua siswa itu membayar ganti rugi sebesar Rp1juta. Alasannya agar kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan dengan baik

Rusak Papan Tulis Sekolah, Siswa SD dari Keluarga Tak Mampu Ini Tetap Wajib Bayar Ganti Rugi Rp1juta
Foto / HO SDN 003 Balikpapan
Ilustrasi aktivitas belajar mengajar di kelas 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Sekolah SD Negeri 4 Widorokandang Warsi mengatakan, pihak sekolah tetap akan meminta ganti rugi kepada siswa yang merusak papan tulis sekolah.

Sekolah meminta orangtua siswa itu membayar ganti rugi sebesar Rp 1 juta.

Warsi beralasan, hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tetap bisa dilaksanakan.

Permintaan ganti rugi itu juga untuk memberikan pelajaran kepada siswa yang merusak papan tulis itu.

"Selain agar KBM tetap bisa dilaksanakan, permintaan biaya ganti papan tulis kelas itu untuk memberikan efek jera kepada siswa bersangkutan dan siswa lain," kata Warsi seperti yang dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (9/8/2019).

Menurut informasi, papan tulis tersebut rusak saat siswa tersebut bermain pedang-pedangan di dalam kelas.

Sukir, orangtua murid yang dianggap merusak papan tulis itu mengatakan, papan tulis kelas itu berlubang karena terkena penggaris, saat anaknya bermain pada waktu jam istirahat pelajaran.

Orangtua siswa yang hanya berprofesi sebagai buruh tani tersebut kesulitan mengganti papan tulis dengan jumlah uang yang diminta kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Suwoto meminta Kepala Sekolah SD Negeri 4 Widorokandang bijaksana dalam menyikapi kasus itu.

Suwoto mengatakan, pihaknya telah memanggil kepala sekolah dan pengawas sekolah SD Negeri 4 Widorokandang.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved