Telat Bayar Pajak Kendaraan Satu Hari Saja Sudah Dihitung Denda Satu Bulan, 2 Persen

Pemilik kendaraan jangan lupa untuk membayar pajak karena kalau terlambat terdapat denda sebesar 2 persen. Ini sudah berlaku sejak 2010 lalu

Telat Bayar Pajak Kendaraan Satu Hari Saja Sudah Dihitung Denda Satu Bulan, 2 Persen
(KOMPAS.com/ACHMAD FAUZI)
Contoh Lembar Pajak STNK 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Untuk menghindari denda pajak kendaraan bermotor, setiap pemilik kendaraan bermotor dituntut disiplin membayar pajak.

Jika terlambat satu hari saja atau satu minggu tetap dihitung satu bulan, sehingga denda tetap 2 persen.

Dilansir dari Kompas.com, pemilik kendaraan bermotor di DKI Jakarta sudah tahu, apabila telat membayar pajak mobil atau sepeda motor akan dikenakan denda dua persen.

Bukan dalam satu tahun, tetapi dihitung per bulan. Artinya, jika menunggak pajak sampai satu tahun cukup dihitung saja 2 persen dikali 12 bulan.

Aturan itu sudah tertuang dalam Perda No 6/2010 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah.

“Pemilik kendaraan jangan lupa untuk membayar pajak karena kalau terlambat terdapat denda sebesar 2 persen. Ini sudah berlaku sejak 2010 lalu,” ucap Hayatina dari Pemprov DKI Jakarta saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Dalam peraturan itu disebutkan besaran denda yang dikenakan pada pemilik kendaraan, yakni dua persen per bulan.

Artinya bila telat membayar satu hari atau satu minggu saja, sudah dikenakan denda dua persen tersebut.

Sementara mengenai besaran denda juga terhitung hingga tahunan atau 12 bulan. Hanya saja untuk denda tahunan dimaksimalkan pada jangka waktu paling lama 24 bulan atau dihitung sebesar 48 persen.

Mengenai nominal denda, jelas tergantung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Semakin tinggi NJKB, maka lebih besar pajak kendaraan yang harus dibayarkan jika terlambat membayar pajak.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved