Liga Indonesia

Ingin Rekrut Pemain di Putaran Kedua, Persib Bandung Harus Berkaca dari Pengalaman 12 Tahun Silam

Jelang berakhirnya putaran pertama Liga 1 2019, Persib Bandung tengah bersiap merombak skuatnya.

Ingin Rekrut Pemain di Putaran Kedua, Persib Bandung Harus Berkaca dari Pengalaman 12 Tahun Silam
Surya/Hayu Yudha Prabowo
Skuat Persib Bandung meninggalkan lapangan dengan tertunduk usai pertandingan melawan Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019) malam. Arema FC mengalahkan Persib Bandung dengan skor 5-1. 

"Kita tahu jendela transfer akan segera dibuka, dan memberikan saya peluang seperti yang saya bilang ketidak seimbangan dalam tim, banyak bakat, banyak pemain bagus tapi berada dalam posisi yang sama." katanya, sebagaimana dilansir dari VikingPersib.co.id.

Persib Bandung sendiri diakui oleh Robert Rene Alberts selalu kesulitan ketika Ezechiel N Douassel absen.

Selama ini tak ada pemain yang sepadan menggantikannya di lini depan.

"Seperti contohnya striker, sangat sulit menggantikan striker dan kita tidak punya kualitas yang memadai untuk menggantikan dan itu area yang menjadi prioritas kita," katanya.

Sementara melansir dari Tribunnews.com, secara kuantitas, Persib Bandung memang memiliki tiga penyerang yang bisa diandalkan, yakni Ezechiel N Douassel, Muchlis Hadi, dan Muhammad Wildan Ramdhani.

Penyerang andalan Persib Bandung, Ezechiel NDouassel
Penyerang andalan Persib Bandung, Ezechiel NDouassel (persib.co.id)

Kendati demikian, secara kualitas, Robert menilai hanya Ezechiel yang cukup mumpuni diandalkan sebagai penyerang utama.

Sementara itu, Muchlis dan Wildan, dianggap Robert masih membutuhkan lebih banyak jam terbang.

"Jendela transfer akan segera dibuka dan saya memiliki peluang untuk membuat tim ini menjadi lebih seimbang," kata Robert.

"Seperti contohnya di posisi striker, sangat sulit menggantikan striker utama yang kami punya, dan itu area yang menjadi prioritas kami," tambah mantan pelatih PSM Makassar ini.

Untuk posisi penyerang, kemungkinan akan ada lebih dari satu pemain yang didatangkan.

Mengacu pada kebutuhan tim, Persib tidak hanya membutuhkan pelapis bagi Ezechiel, namun juga sosok penyerang yang bisa menjadi tandem penyerang 31 tahun itu.

Mendatangkan penyerang baru sebagai tandem Ezechiel, mungkin bisa menjadi solusi untuk kembali meningkatkan produktivitas pemain asal Chad itu, yang menurun pada musim ini.

Namun kedatangan pemain baru tersbeut bisa saja menggusur muka lama yang telah bergabung sebelumnya.

Sektor pemain asing menjadi salah satu satu yang rentan tergusur.

Sejauh ini ada 2 nama pemian asing yang rawan tersingkir dari skuat Persib Bandung di putaran kedua.

Nama Rene Mihelic dan Arthur Gevorkyan menjadi yang terdepan.

Sinyal itu tampak dengan tak dipanggilnya kedua pemain tersebut dalam persiapan menghadapi Persela di Lamongan.

Melansir dari laman resmi Persib Bandung, asisten pelatih, Budiman mengungkapkan sejauh ini Robert Rene Alberts belum berencana memanggil 2 pemain asing yang tak turut serta ketika menghadapi Barito Putera.

Dua pemain asing Rene Mihelic dan Arthur Gevorkyan memang tak dibawa serta ketika Persib Bandung bertamu ke kandang Barito Putera.

Gelandang Persib Bandung, Rene Mihelic terkena hukuman akumulasi kartu kuning saat menghadapi Barito Putera.

Namun menghadapi Persela Lamongan nanti pemain asal Slovenia itu sudah terbebas dari hukuman,

Meski demikian Budiman mengaku belum ada perintah dari Robert Rene Alberts untuk memanggil pemain tersebut ke Lamongan.

"Sejauh ini, pelatih (Robert Alberts) belum ada indikasi untuk menyuruh Mihelic bergabung di Lamongan. Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi baik dan tidak ada kendala kebugaran. Jadi, pelatih masih akan mempertahankan skuat yang sudah ada di Lamongan sekarang," kata Budiman.

Selain Rene Mihelic, Arthur Gevorkyan juga belum ikut bergabung dengan Supardi Nasir dan kawan-kawan di Lamongan.

Sebelumnya Arthur Gevorkyan memang diparkir oleh Robert Rene Alberts dan tak dibawa ketika melawat ke kandang Barito Putera.

Pemain Persib Bandung Arthur Gevorkyan setelah mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam laga perdana Liga 1 2019
Pemain Persib Bandung Arthur Gevorkyan setelah mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura dalam laga perdana Liga 1 2019 (Instagram/persib_official)

"Untuk pos gelandang, kami tentu masih ada beberapa pilihan yang bisa dimaksimalkan. Termasuk Dedi (Kusnandar) yang saat ini sudah kembali bisa memberikan kontribusi," kata Budiman.

Penyebab Ezechiel N Douassel tak Segarang Musim Lalu

Penampilan Ezechiel N Douassel bersama Persib Bandung musim ini tak segarang musim lalu.

Hingga pekan ke-12 Lia 1 2019 Penyerang asal Chad itu lebih banyak mengoleksi kartu kuning dibandingkan mencetak gol

Melansir dari Kompas.com, Ezechiel N Douassel sempat tampil trengginas musim lalu dengan mempersembahkan 17 gol bagi Persib Bandung.

Penyerang asal Chad tersebut hanya terpaut 4 gol dengan Aleksandr Rakic sebagai top skor musim lalu.

Namun capaian Eze melorot tajam musim ini.

Ezechiel baru mengemas 3 gol dari sembilan penampilan yang dilakoni hingga rangkaian pekan ke-12.

Kondisi ini membuat jajaran pelatih dan manajemen Persib berencana untuk mendatangkan penyerang baru dalam bursa transfer mendatang.

“Kita tidak bisa lihat dalam satu sisi. Misalnya, dia sebagai seorang striker kemudian dia menurun ketajamannya. Tentunya kita tahu, kalau dibandingkan dengan musim lalu kita punya dua striker,” ujar pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, Rabu (7/8/2019).

Yaya lantas menjelaskan, ketajaman Ezechiel pada musim lalu juga dipengaruhi oleh kehadiran tandem yang mumpuni dalam diri Jonathan Baumann.

“Satu lagi yang tidak lagi adalah, kita masih mencari satu striker lagi mendampingi, sehingga Ezechiel tidak terlalu liar (mencari bola). Tentunya kita sudah coba semuanya, baik dari Ezechiel sendiri maupun support yang diberikan untuk Ezechiel,” ucap dia.

Untuk itu ia berharap, para pendukung dapat bersabar dengan kondisi yang ada lantaran tim juga dikatakan terus bekerja untuk membenahi kekurangan yang ada.

Selain tentunya, semangat untuk membangun kembali kebangkitan usai kalah dalam tiga pertandingan terakhir.

“Kondisi mental pemain tentunya tidak mudah setelah kami mengalami kekalahan. Karena satu sisi mungkin secara teknis pertandingan kita mengalami perkembangan yang progresif, tapi dari hasil belum dan ini tentunya tidak mudah bagi kita semua, terutama pemain,” kata dia.

“Tapi kita berusaha memperbaiki sisi psikologis dari pemain, tentunya dengan sharing, saling menguatkan, bahwa kita dalam tim tidak sendiri, sama-sama dan akan keluar sama-sama.Jadi siapa pun lawan kita nanti, kemudian pertandingan berikutnya, itu adalah target kita selanjutnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Karena hanya dengan itu kita bisa keluar dari semua ini,” tutur Yaya.

Persib bakal melanjutkan kiprah mereka di Liga 1 musim ini dengan menghadapi tuan rumah Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Kamis (8/8/2019) malam.

Persib mengincar kemenangan pada laga nanti. Maklum sebelumnya, tim Maung Bandung harus takluk dari Bali United, Arema FC dan Barito Putera.

(*)

  

Pasca Imbang dengan Persela Lamongan, Pelatih Persib Bandung Ucapkan Janji Khusus

Alami Tren Buruk, Rober Rene Alberts Masih Yakin Persib Bandung Punya Masa Depan Cerah

Performa Persib Bandung Hingga Pekan ke-13 Terburuk Dibandingkan 2 Musim Sebelumnya

Hasil Akhir Persela Lamongan vs Persib Bandung, Alex dos Santos Gagalkan Kemenangan Maung Bandung

Persib Bandung Alami Masa-masa Sulit, Begini Kata Sang Kapten Tim

Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved