Ibu Kota Baru

Kalimantan Selatan tak Spesifik Sebutkan Nama Lokasi Calon Ibu Kota Baru RI, Kaltim & Kalteng Sudah

Dengan mengerucutnya provinsi yang disebut akan menjadi Ibu Kota Baru, Pemrov Kalsel pun makin optimis dipilih oleh Pemerintah Pusat.

Kalimantan Selatan tak Spesifik Sebutkan Nama Lokasi Calon Ibu Kota Baru RI, Kaltim & Kalteng Sudah
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
ILUSTRASI - Suasana di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Kariangau Kota Balikpapan Kalimantan Timur selalu dipadati antrean kendaraan yang akan menuju Penajam Paser Utara Kaltim dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BANJARMASIN - Isu mengenai pemindahan ibu kota bukan lagi sekedar wacana belaka. Pemerintah pusat di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo menyatakan akan ada pemindahan ibu kota Indonesia ke Pulau Kalimantan. 

Sejauh ini ada tiga kandidat calon Ibu Kota Baru RI di Pulau Kalimantan yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah atau Kalteng dan Kalimantan Timur. Sejauh ini masih menunggu pengumuman provinsi yang akan dipilih jadi Ibu Kota Baru yang akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo

Namun khusus untuk Kalimantan Selatan atau Kalsel, belum terlalu gencar mengabarkan lokasi persisnya, sementara tetangganya seperti Kalimantan Timur sudah menyatakan siap di daerah Bukit Soeharto dan Sotek, khusus Kalteng berada di daerah Palangkaraya, Gunung Mas. 

Padahal Kalimantan Selatan sendiri pun sangat berpotensi menjadi Ibu Kota Baru, mengingat di Kalsel banyak sekali lahan yang masih kosong serta infrastruktur pun, jangan ditanya lagi, sudah cukup lengkap, terbaru akan memiliki bandara udara internasional bernama Bandara Syamsuddin Noor.

Rencana Pemerintah Pusat untuk mengumumkan pemindahan ibu kota baru pada Agustus ini disambut antusias Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, percaya diri dipilih jadi Ibu Kota Baru karena akan ada Bandara Syamsuddin Noor.

Mengutip dari Kompas.com, Pemprov Kalimantan Selatan pun kembali menyatakan kesiapannya jika kelak dipilih menjadi Ibu Kota Baru.

Namun, Pemprov Kalimantan Selatan belum mau mengumumkan lokasi lahan yang disiapkan untuk menjadi Ibu Kota Baru.

Karena tak ingin harga tanah di lokasi Ibu Kota Baru itu tiba-tiba meroket.

"Kita enggak umumkan dulu," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar, saat dihubungi, Jumat (9/8/2019). 

Pengalaman di zaman Presiden Soeharto saat daerah Jonggol di Jawa Barat diumumkan bakal jadi Ibu Kota Baru pun mengalami gejolak harga tanah yang tinggi.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved