Besok Senin (12/8/2019) Pengecer BBM dan LPG di Berau Mulai Ditertibkan

Meski telah menempatkan sejumlah pengawas dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP untuk mencegah masuknya para pengetap dalam antrean BBM

Besok Senin (12/8/2019) Pengecer BBM dan LPG di Berau Mulai Ditertibkan
TRIBUN KALTIM/ GEAFRY NECOLSEN
Setelah menertibkan para pengetap, rencananya mulai hari Senin (12/8/2019) tim pengawas distribusi BBM dan LPG akan menertibkan pengecer BBM dan LPG. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Besok, Senin 12 Agustus 2019, para pengecer BBM dan LPG di Berau mulai ditertibkan.

Meski telah menempatkan sejumlah pengawas dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP untuk mencegah masuknya para pengetap dalam antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mulai Rabu (7/8/2019) lalu, dan para pengetap nyaris tidak terlihat lagi.

Namun masyarakat masih mempertanyakan banyaknya pengecer BBM yang belum ditertibkan.

"Saya lihat di SPBU sudah mulai berkurang antrean. Pengetap-pengetap sudah hampir tidak ada, tapi masih banyak penjual BBM eceran. Mereka dapat BBM dari mana ya?" tanya Khoirul, warga Tanjung Redeb, Minggu (11/8/2019).

Dirinya menduga, para pengecer menimbun BBM dalam jumlah banyak. "Apalagi hari ini, banyak SPBU yang tutup karena lebaran haji (Idul Adha)," ujarnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Ekonomi, Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten, Indah Ariani, mengakui hingga saat ini pihaknya memang belum menyasar pengecer BBM.

Setelah menertibkan para pengetap, rencananya mulai hari Senin (12/8/2019) tim pengawas distribusi BBM dan LPG akan menertibkan pengecer BBM dan LPG.
Setelah menertibkan para pengetap, rencananya mulai hari Senin (12/8/2019) tim pengawas distribusi BBM dan LPG akan menertibkan pengecer BBM dan LPG. (TRIBUN KALTIM/ GEAFRY NECOLSEN)

Penertiban tahap awal ditujukan kepada pengetap, dengan menempatkan pengawas di setiap SPBU.

Namun Indah menegaskan, dalam penertiban distribusi BBM dan LPG ini tidak ada pengecualian. Mereka yang tidak memilikk izin resmi sebagai penyalur akan ditertibkan.

“Mulai hari Senin (12/8/2019) nanti, kami mulai tertibkan pedagang yang masih berani menjual BBM dan elpiji di pinggir jalan,” tegasnya. Apalagi menurut Indah, pihaknya telah memberikan sosialisasi sejak awal bulan Agustus.

"Sesuai dengan instruksi bupati, tahap awalnya sosialisasi dan peringatan. Jika setelah sosialisasi masih tetap berjualan, selanjutnya kami tertibkan dan kami sita BBM dan LPG yang kami temukan di lapangan," kata Indah.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved