Dishub Siap Bebaskan Lahan Demi Anggaran Pengembangan Bandara Tanjung Harapan dari APBN

Bandara Tanjung Harapan paling tidak membutuhkan anggaran Rp 200 miliar lebih untuk mengembangkan sisi darat maupun sisi udaranya.

Dishub Siap Bebaskan Lahan Demi Anggaran Pengembangan  Bandara Tanjung Harapan dari APBN
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Tampak jet pribadi parkir di bandara Tanjung Harapan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sebagai pintu gerbang ibukota Kalimantan Utara, Bandara Tanjung Harapan, di Kota Tanjung Selor masih membutuhkan pengembangan untuk menampung peningkatan pergerakan pesawat udara dan penumpang ke depan.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Majid menjelaskan, Bandara Tanjung Harapan paling tidak membutuhkan anggaran Rp 200 miliar lebih untuk mengembangkan sisi darat maupun sisi udaranya.

Namun yang menjadi kendala kata Taupan Majid adalah ketersediaan lahan. Paling tidak, untuk pengembangan bandara Tanjung Harapan masih membutuhkan lahan sekitar 8 hektare.

"Sudah ada 7 hektare yang kita bebaskan. Tinggal 8 hektare lagi. Kita masih upayakan anggarannya. Mudah-mudahan bisa realisasikan tahun ini, paling lambat tahun depan," kata Taupan Majid, Minggu (11/8/2019).

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Dapat Akreditasi Kelas Dunia, Sabet 4 Kategori Terbaik

Pemkab Mahulu Sosialisaskan Amdal Pembangunan Bandara kepada Masyarakat

Andai Bukit Soeharto Dipilih Jadi Ibu Kota Baru RI; Ada Tol Balsam, Bandara, & Stadion Internasional

Pembebasan lahan tersebut menjadi hal krusial. Sebab, Kementerian Perhubungan sudah berkomitmen membantu mengembangkan Bandara Tanjung Harapan, jika lahan yang ada sudah tersedia.

"Jadi kita tinggal bebaskan lahan. Karena tidak bisa terkucur anggaran APBN itu, kalau lahan kita bebaskan," sebutnya.

Bahkan informasi Bappenas sebut Taupan Majid, sudah siap mengucurkan anggaran pengembangan fisik tahun depan. Sehingga, mau tidak mau pembebasan lahan harus dilakukan secepatnya.

"Kita akan upayakan lahannya clear tahun dalam waktu dekat ini. Karena percuma, uang APBN itu akan kembali, kalau lahan kita tidak siap," ujarnya.

Walikota Rizal Balikpapan Effendi Sebut Kehadiran Bandara APT Pranoto Berdampak pada Turunnya PAD

Perusahaan Malaysia Beli 11,6 Persen Saham Bandara Kertajati, Ada Peran Ridwan Kamil Dibaliknya

Adapun dana pembebasan lahan yang dubutuhkan Dinas Perhubungan kurang lebih mencapai Rp 30 miliar.

"Kita sedang siapkan dokumen pembebasan lahannya untuk disodor ke Biro Tapem, dan masuk ke tahap penunjukan lokasi," ujarnya.

Sesuai rencana induk, bandara ini akan dikembangkan hingga landasan pacunya mencapai 2.500 meter. Bangunan terminal saat ini rencananya dipindahkan ke sebelah Timur landasan pacu dari titik saat ini di sebelah Barat landasan pacu. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved