Kalem, Cara Airlangga Hartarto Tanggapi Permintaan Jatah Menteri Terbanyak untuk PDIP oleh Megawati

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto angkat suara soal permintaan jatah menteri terbanyak untuk PDI Perjuangan yang dilontarkan oleh Megawati.

Kalem, Cara Airlangga Hartarto Tanggapi Permintaan Jatah Menteri Terbanyak untuk PDIP oleh Megawati
BiroPres
Presiden Jokowi jalan pagi bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kalem, Cara Airlangga Hartarto Tanggapi Permintaan Jatah Menteri Terbanyak untuk PDIP oleh Megawati.

Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto angkat suara soal permintaan jatah menteri terbanyak untuk PDI Perjuangan yang dilontarkan oleh Megawati.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sadar diri perolehan suara partainya dalam Pemilu 2019 tak sebesar yang diraih PDI Perjuangan ( PDI-P).

Oleh karenanya, Golkar tak meminta jatah kursi terbanyak dalam kabinet 2019-2024, seperti yang dimintakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Golkar kan di bawah PDI-P (suara).

Kita tidak minta yang terbanyak," kata Airlangga di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (11/6/2019).

Meski begitu, Airlangga enggan menyebut jumlah kursi yang partainya inginkan.

Sebab, Golkar tetap ingin menghormati hak prerogatif Jokowi sebagai presiden terpilih.

"Kita sediakan kader sesuai dengan permintaan dan menghormati hak prerogatif Pak Presiden," katanya.

Airlangga menambahkan, permintaan jatah kursi menteri terbanyak yang disampaikan Megawati di hadapan publik hanyalah gaya komunikasi politik.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved