Ibadah Haji 2019

LIVE STREAMING Lempar Jumroh di Mina Serta Jadwal untuk Jemaah Haji asal Indonesia

Setelah melaksanakan mabit di Muzdalifah, jemaah haji kemudian akan ke Mina untuk melaksanakan lempar jumroh.

LIVE STREAMING Lempar Jumroh di Mina Serta Jadwal untuk Jemaah Haji asal Indonesia
Tribunnews/Husein Sanusi
Ribuan jemaah haji Indonesia bermalam (mabit) di Mina setelah menjalani wukuf di Arafah. 

Mina menjadi tujuan berikutnya. Jutaan umat Muslim dari seluruh dunia disini akan melontar jumrah. R

itual yang juga wajib dilakukan setelah wukuf di arafah.

Ada 3 tugu yang dilontar dengan kerikil masing-masing 7 kali selama 3 hari bertutut turut. Maknanya meneladani Nabi Ibrahim melempari setan saat digoda. Artinya menjauhkan godaan setan dari dalam diri.

Jadwal Lempar Jemroh Jemaah Haji Asal Indonesia

Melansir Tribunnews.com, Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan edaran jadwal melempar jumrah untuk jemaah haji asal Indonesia yang jatuh pada 10 Zulhijah tengah malam.

“Kita sudah menerima surat dari Kementerian Haji Arab Saudi melalui Muassasah terkait dengan jadwal lontar jumrah baik tanggal 10 , 11 , 12, 13. Pada 10 Zulhijah ketika jemaah sudah melaksanakan mabit di Muzdalifah dan lewat tengah malam menuju Mina. Pada saat itulah jemaah mulai akan melakukan lempar jumrah aqobah,” kata Kepala Daker Makkah, Subhan Cholid, Senin (5/8/2019).

Subhan menambahkan pada 10 Zulhijjah itu, Pemerintah Arab Saudi menetapkan bahwa untuk jemaah haji Asia Tenggara termasuk indonesia dilarang melaksanakan jumrah dari jam 4 sampai jam 10 pagi.

“Nah ini selain juga jam itu jam yang sangat padat, juga keluarnya jemaah haji dari tenda menuju Jamarat itu memenuhi jalan, yang jalan itu sesungguhnya untuk laju kendaraan untuk mengantarkan jemaah dari Muzdalifah ke Mina,” tambah Subhan.

Jadwal lontar jumroh ini penting dipatuhi oleh jemaah haji Indonesia untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Jadi jam-jam itu dilarang selain karena padatnya jemaah Haji di Mina, dan menghindari bertabrakan dan juga peristiwa yang dulu-dulu pernah terjadi, juga untuk menghindari padatnya lalu lintas dan itu menghambat kendaraan yang mengantarkan jemaah dari Muzdalidah ke Mina,” tambah Subhan.

Halaman
1234
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved