Pasca Penetapan 30 Caleg Terpilih, DPD Golkar Langsung Berkoordinasi Dengan KPU Soal Kaharuddin

Pasca Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Paser, Sabtu (10/8/2019).

Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Sarassani
Komisioner KPU Kaltim,Komisioner KPU Paser, Komisioner Bawaslu Paser dan unsur Forkopimda Paser berfoto bersama para saksi parpol peserta Pemilu 2019 usai rapat pleno penetapan 30 caleg terpilih, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pasca Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Caleg Terpilih DPRD Kabupaten Paser, Sabtu (10/8/2019).

DPD Partai Golkar Paser langsung berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser, terkait rencana pengunduran diri H Kaharuddin sebagai caleg terpilih Partai Golkar.

Seperti disampaikan Wakil Sekretaris (DPD) Partai Golkar Paser Abu Hasan Rifai kepada tribunkaltim.co.

“Ketua DPD Golkar Paser H Kaharuddin telah menerima SK penetapan Mendagri no 132.64/4222/OTDA tertanggal 8 Agustus 2019. Hari Selasa (13/8/2019) ini, Beliau dilantik sebagai Wakil Bupati Paser oleh Gubernur Kaltim,” kata Abu, Minggu (11/8/2019).

Setelah pelantikan itu, H Kaharuddin resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Paser sisa masa jabatan 2016-2021.

Karena itu, posisinya sebagai caleg terpilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lagi untuk nantinya dilantik sebagai Anggota DPRD Paser, sehingga harus mengundurkan diri sebagai caleg terpilih.

Dengan begitu, lanjut Abu, akan ada kader Partai Golkar yang menggantikan posisinya sebagai caleg terpilih untuk dilantik sebagai anggota DPRD,

yakni caleg peraih suara terbanyak kedua di Dapil Paser II yang mencakup Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Long Kali.

Kesadaran Masyarakat Paser Berkurban Semakin Meningkat, di Masjid Syuhada Dipotong 31 Ekor Sapi

Detik-detik Kebakaran di Kawasan Pelabuhan Speed Penajam Paser Utara

Berikut Daftar 8 Lokasi Sholat Ied Idul Adha di Kabupaten Paser, Lengkap Nama Khatib dan Imam

“Itu (proses supaya posisi H Kaharuddin segera digantikan oleh peraih suara terbanyak kedua) yang kami koordinasikan ke KPU Paser, sebab beliau sudah mendapat SK penetapan dari Mendagri dan tanggal 13 Agustus ini akan dilantik sebagai Wakil Bupati Paser,” ucapnya.

Dalam hal pergantian posisi calag terpilih ini, tambah Ketua Bapilu Dapil IV Paser Golkar Paser H Ahmad Yani dan Ketua Bapilu Dapil II Paser Aji Ilmudin, tidak tepat menggunakan istilah Pergatian Antar Waktu (PAW). Mengapa? Karena istilah PAW untuk pergantian Anggota DPRD Paser yang sudah dilantik.

H Kaharuddin Ditetapkan Caleg Terpilih DPRD Paser, Padahal Akan Dilantik Sebagai Wakil Bupati Paser

H Kaharuddin Mengundurkan Diri sebagai Ketua DPRD Paser, Seusai Ditetapkan jadi Calon Wabup Paser

“Bukan PAW, karena   yang  bersangkutan belum dilantik sebagai anggota DPRD, justru dalam status sebagai Wakil Bupati Paser terpilih yang hari Selasa ini dilantik sebagai Wakil Bupati Paser.

Begitu pula status penggantinya, dia akan dilantik sebagai anggota DPRD Paser bersama 29 caleg terpilih lainnya,” kata Aji Ilmuddin.

Kapan pelantikan DPRD 2019-2024? Aji Ilmudin mengaku sudah mendapat informasi, tapi yang jelas masa jabatan anggota DPRD 2014-2019 berakhir 18 Agustus 2019.

“Kalau masa jabatan anggota DPRD sekarang berakhir tanggal 18 Agustus, semestinya pelantikan anggota DPRD 2019-2024 setelah tanggal itu,” tambahnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved