Soal Permintaan Jatah Menteri Megawati, Arsul Sani Minta Diserahkan Sepenuhnya ke Presiden Jokowi

Partai Persatuan Pembangunan via Arsul Sani menanggapi atas permintaan jatah menteri untuk PDI Perjuangan yang diucap Megawati pada Presiden Jokowi

Soal Permintaan Jatah Menteri Megawati, Arsul Sani Minta Diserahkan Sepenuhnya ke Presiden Jokowi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Soal Permintaan Jatah Menteri Megawati, Arsul Sani Minta Diserahkan Sepenuhnya ke Presiden Jokowi.

Partai Persatuan Pembangunan melalui Arsul Sani memberi tanggapan atas permintaan jatah menteri terbanyak untuk PDI Perjuangan yang dilontarkan Megawati kepada Presiden Jokowi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, secara blak-blakan meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar partainya diberi jatah kursi menteri yang paling besar di antara kelompok politik lainnya.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai wajar bila PDI Perjuangan meminta jatah kursi menteri lebih banyak dari yang lainnya.

Apalagi PDI Perjuangan adalah partai pemenang Pemilu 2019.

"Jadi wajar kalau PDI Perjuangan mendapat kursi menteri paling banyak.

Karena memang partai pemenang pemilu dengan jumlah kursi di DPR paling banyak," ujar Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani ketika dihubungi, Minggu (11/8/2019).

Namun mantan Wakil Ketua TKN ini menyerahkan semua itu kepada hak pregroratif Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyusun dan menentukan porsi masing-masing partai politik di postur Kabinet Kerja Jilid II untuk periode 2019-2024.

"Biar Presiden yang menentukan sebagai pemegang hak prerogatif," tegas anggota DPR RI ini.

Terkait jatah PPP, menurut Arsul Sani, Jokowi telah menyampaikannya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved