Biro Hukum Setprov Kaltim: Pelantikan Barkati Tunggu SK Mendagri

Suroto menyatakan, tidak ada target maupun durasi waktu yang ditetapkan oleh Pemprov Kaltim soal pelantikan Wawali Samarinda.

Biro Hukum Setprov Kaltim: Pelantikan Barkati Tunggu SK Mendagri
TribunKaltim.Co/Cahyo W Putro
Kedua calon, Barkati (kenakan kopiah hitam) dan Arif Kurniawan saat berjabat tangan didampingi Alphad Syarif Ketua DPRD Kota Samarinda, usai penyampaian keputusan pemilihan Wawali sisa masa jabatan Walikota Samarinda 2016-2021, Kamis (25/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Setelah terpilih sebagai Wakil Walikota (Wawali) Samarinda di DPRD Samarinda, Surat Keputusan (SK) Penetapan Barkati sebagai Wawali Samarinda belum dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negri (Kemendagri).

Ditanyakan soal itu, Biro Hukum Setprov Kaltim masih belum bisa memastikan kapan SK tersebut terbit.

Kepala Biro (Kabiro) Hukum Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltim, Suroto mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima salinan SK Wawali Samarinda dari Kemendagri.

Berbeda dengan SK penetapan Wakil Bupati (Wabup) Paser yang telah diterima olehnya, dan langsung disikapi dengan menentukan jadwal pelantikan.

“Kalau SK Wabup Paser sudah kami terima duluan. Makanya, pelantikannya duluan. Sedangkan SK Wawali Samarinda belum kami terima dari Kemendagri. Jadi, untuk penjadwalannya masih belum bisa kami lakukan. Kita tunggu saja dulu salinan SK-nya sampai ke kami, baru bisa kami jadwalkan,” ujar Suroto saat ditanya awak media, pada Senin (12/8/2019), di Ruang Tepian, Lantai II Kantor Gubernur, Jalan Gajah Mada.

Ditanyakan soal target waktu, Suroto menyatakan, tidak ada target maupun durasi waktu yang ditetapkan oleh Pemprov Kaltim soal pelantikan Wawali Samarinda.

Namun, mengambil pelajaran dikeluarkannya SK Wabup Paser, Suroto menjelaskan, Kemendagri hanya memerlukan waktu selama kurang lebih satu pekan.

“Seminggu saja kalau SK Wabup Paser selesai. Tapi, memang tidak ada durasi waktu yang ditetapkan untuk SK tersebut diterbitkan oleh Kemendagri. Jadi mekanismenya itu, setelah kita kirimkan berkas ke Kemendagri, maka mereka akan mengeluarkan SK. Setelah itu, SK itu dibuat salinannya. Nah, salinannya itu yang menjadi dasar kami untuk menjadwalkan pelantikan,” tuturnya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved