Hasil Pembahasan APBD Kaltim 2020 Terancam Ditolak, Ini Penyebabnya

APBD Kaltim 2020 terancam ditolak, merujuk pada kondisi Pemprov Kaltim yang tak melibatkan Sekprov Kaltim, Abdullah Sani dalam rapat pembahasan

Hasil Pembahasan APBD Kaltim 2020 Terancam Ditolak, Ini Penyebabnya
Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo
ILUSTRASI RUANG SIDANG DPRD KALTIM - Hasil Pembahasan APBD Kaltim 2020 Terancam Ditolak, Ini Penyebabnya 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kabar buruk bakal menimpa Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), terkait  pembahasan APBD murni 2020.

Pasalnya APBD Kaltim 2020 terancam ditolak, apabila merujuk pada kondisi Pemprov Kaltim saat ini.

//

Hal tersebut yang disoroti Dosen Fakultas Hukum jurusan Hukum Tata Negara, Herdiansyah Hamzah terkait nasib APBD Kaltim 2020.

Herdiansyah Hamzah kembali mengingatkan bahwa APBD Kaltim 2020 bisa ditolak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), apabila tanpa diteken Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltim. 

Diketahui saat ini Sekprov Kaltim dijabat oleh Abdullah Sani, dan sudah dilantik oleh Kemendagri beberapa waktu lalu.

Namun hingga saat ini, Gubernur Kaltim, Isran Noor masih menugaskan Plt Sekprov Kaltim, Muhammad Sabani.

Padahal kewenangan Sekprov sangat vital terkait pembahasan anggaran. 

Bahkan kewenangan Sekprov dalam pembahasan anggaran, terikat dalam Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2019.

Jika Sekprov tidak dilibatkan, maka dipastikan tak memiliki legitimasi dan Pemprov Kaltim terkesan membangkang perintah pemerintah pusat.

Halaman
1234
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved